Penarikan Pinjaman LN Dipercepat

Penarikan Pinjaman LN Dipercepat

- detikFinance
Kamis, 01 Sep 2005 16:53 WIB
Jakarta - Pemerintah tengah berupaya untuk mempercepat penarikan pinjaman utang luar negeri dari lembaga donor khususnya dari Bank Dunia senilai US$ 600 juta. Diharapkan pinjaman ini dapat dicairkan pada bulan November 2005. "Pinjaman itu terkait dengan dengan reformasi pengelolaan keuangan yang disana termasuk dari Jepang US$ 100 juta kemudian Asian Development Bank (ADB) senilai US$ 100 juta," kata Dirjen Perbendaharaan Mulia P. Nasution di Gedung Depkeu, Jl. Lapangan Banteng, Jakarta, Kamis (1/9/2005). Pinjaman itu akan digunakan untuk mnyempurnakan manajemen anggaran dan untuk meningkatkan iklim investasi. Nantinya pemerintah akan mengeluarkan Peraturan Pemerintah (PP) yang mengatur hal ini. "Pemerintah saat ini tengah menggodok policy letternya, yang berisi langkah-langkah yang harus ditempuh," jelas Mulia. Selain itu dalam rangka pengelolaan reformasi keuangan daerah, ADB juga akan mengucurkan pinjaman senilai US$ 300 juta. "Diharapkan Peraturan Presiden mengenai reformasi pengelolaan keuangan daerah, PP tentang keuangan daerah, PP tentang Dana Alokasi Umum bisa diselesaikan," katanya. Pemerintah juga tengah memfinalisasi PP mengenai privatisasi BUMN, dengan dana pinjaman US$ 250 juta dari ADB. "Itu kan sudah tertunda selama 2 tahun lebih, diharapkan kalau PP-nya selesai akhir September bisa ditarik," kata Mulia. (qom/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads