Bank Syariah Mandiri Lebih Prudent dalam Pembiayaan

Bank Syariah Mandiri Lebih Prudent dalam Pembiayaan

- detikFinance
Sabtu, 03 Sep 2005 17:44 WIB
Jakarta - Di tengah gonjang-ganjing perekonomian Indonesia yang tengah menghadapi tekanan, Bank Syariah Mandiri (BSM) memutuskan untuk lebih berhati-hati atau prudent dalam pemberian pembiayaan. Demikian disampaikan Presdir BSM Yuslam Fauzi dalam keterangan tertulis yang diterima detikcom, Sabtu (3/9/2005).Yuslam menjelaskan, kondisi ekonomi moneter Indonesia saat ini sedang mengalami perubahan akibat kenaikan harga minyak dunia, depresiasi nilai tukar, dan peningkatan suku bunga Bank Indonesia. Untuk itu, BSM telah melakukan evaluasi terhadap sektor-sektor bisnis yang terpengaruh oleh perubahan kondisi tersebut.Meski lebih berhati-hati, namun BSM tetap berkomitmen untuk menggerakkan sektor riil, dengan menjalankan fungsi intermediasinya, dengan terus menyalurkan pembiayaan. Hal ini tercermin dari FDR (Financing to Deposit Ratio/LDR) BSM pada posisi Agustus 2005 sebesar 99,04 persen. Pembiayaan meningkat hingga 17,16 persen atau dari Rp 5,3 triliun pada Desember 2004 menjadi Rp 7,08 Triliun pada Agustus 2005. (qom/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads