Akibat Redemption, Dana Kelolaan BNI Securities Sisa Separo

Akibat Redemption, Dana Kelolaan BNI Securities Sisa Separo

- detikFinance
Rabu, 07 Sep 2005 18:15 WIB
Jakarta - Aksi 'rush' berupa redemption besar-besaran reksa dana menyebabkan dana kelolaan BNI Securities kini tinggal separo. Jika awal tahun perusahaan sekuritas plat merah ini masih mengelola dana hingga Rp 9,04 triliun, namun pada akhir Agustus, dana yang dikelola tinggal Rp 4,903 triliun.Dari dana kelolaan itu, 10-15 persen dana tersebut berasal dari korporasi, sisanya berasal dari ritel. Saat ini BNI Securities mengelola 8 produk reksa dana, antara lain BNI Dana Syariah, BNI Dana Berbunga Dua, BNI Dana Plus dan BNI Dana Berkembang.Dirut BNI Securities Sudirman mengatakan, pihaknya akan memfokuskan pada edukasi investor untuk memulihkan imej reksa dana yang tengah memburuk."Untuk recovery, kita akan mengedukasi pada investor terlebih dahulu. Kita akan lebih sering mengadakan pelatihan sekitar tiga bulan sekali. Sebelumnya hanya satu tahun sekali," ujar Sudirman di Jakarta, Rabu (7/9/2005).BNI Securities sebenarnya tidak sendiri. Sejumlah perusahaan sekuritas juga mengalami penurunan yang drastis atas dana kelolaannya. Misalnya saja Mandiri Investasi yang semula mengelola dana hingga Rp 24,5 triliun, per Agustus hanya menyisakan dana kelolaan Rp 600 miliar.Total investasi reksa dana juga kini diperkirakan hanya mencapai Rp 64 triliun, dibandingkan akhir tahun 2004 yang sebesar Rp 110-an triliun.Sudirman juga mengakui bahwa sejumlah agen penjual BNI Securities kurang memahami mekanisme reksa dana meski sudah diberi pelatihan.Ditambahkannya, untuk menutup dana redemption yang marak dilakukan, BNI Securities tengah mencari dana dengan menjual obligasi. Namun Sudirman tidak bersedia merinci obligasi tersebut sudah dijual ke mana dan berapa nilainya.Ia menambahkan, rata-rata investor ritel di BNI Securities masih deposito minded dan tidak paham risiko reksa dana. (qom/)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads