Pasca Kenaikan BI Rate, Laba BNI akan Berkurang

Pasca Kenaikan BI Rate, Laba BNI akan Berkurang

- detikFinance
Kamis, 08 Sep 2005 19:09 WIB
Jakarta - Menyusul kenaikan BI rate hingga 10 persen, laba BNI pada akhir tahun 2005 diperkirakan akan berkurang. Namun Dirut BNI Sigit Pramono belum dapat menyebutkan berapa persen target keuntungan itu bisa tergerus."Kalau net interest margin-nya turun 0,5 atau 1 persen saja, ya tinggal hitung dan kalikan saja. Kita belum bisa menghitung. Kalau net interest marginnya turun maka laba juga akan turun," kata Sigit kepada wartawan usai rapat dengar pendapat dengan Komisi VI di Gedung DPR/MPR, Jalan Gatot Soebroto, Jakarta, Kamis (8/9/2005).Soal kenaikan suku bunga kredit, BNI akan menysuaikan secara bertahap. Kenaikan suku bunga kredit akan dilakukan secara hati-hati karena kenaikan suuku bunga kredit berpotensi menaikkan non performing loan (NPL). "BI pun mengimbau bank-bank jangan terlalu cepat dalam menaikkan suku bunga kredit. Kami akan melakukan secara hati-hati," katanya.Kenaikan BI rate merupakan isyarat yang jelas dari bank sentral untuk melakukan pengetatan likuidtas sehingga tidak ada spekulasi. "Soal suku bunga, dana BNI juga akan menaikkan namun angkanya belum dapat disebutkan," ujarnya. Mengenai setoran giro wajib minimum (GWM) BNI sudah menyetor sebesar Rp 10 triliun. "GWM kan dikaitkan dengan LDR. Kita ekspansi kredit saja, supaya kita dapat insentifnya. Jadi kita harus mereview target ekspansi kredit kita," kata Sigit.BNI telah menaikkan suku bunga deposito sebesar 0,5 hingga 1 persen. Dari 7 persen menjadi 8 persen untuk suku bunga deposito berjangka waktu 1 bulan. (mar/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads