Debt Switching Dilakukan September
Jumat, 09 Sep 2005 17:17 WIB
Jakarta - Akibat beban pembayaran utang yang menumpuk, pemerintah akan melakukan penukaran surat utang negara (SUN) alias debt switching. Rencananya, SUN lama yang masih beredar akan digantikan dengan SUN pengganti yang jatuh temponya lebih panjang. SUN lama yang akan ditukar memiliki jatuh temponya antara tahun 2006 sampai 2008. Pemerintah mengharapkan debt switching dilakukan pada bulan September setelah sekian lama tertunda. "Semakin besar yang kita switch, semakin aman utang kita pada tahun 2006 dan seterusnya," jelas Dirjen Perbendaharaan Depkeu Mulia P. Nasution di Gedung Depkeu, Jl. Lapangan Banteng, Jakarta, Jumat (9/9/2005). Pemerintah ingin mengurangi beban utang karena pada tahun-tahun tersebut beban utang mencapai puncaknya. Sehingga debt switching diharap bisa mengurangi beban utang. Menurut Mulia, debt switching ini merupakan bagian dari restrukturisasi profil jatuh tempo portofolio SUN, sehingga beban pembayaran utang dapat dikurangi.Sementara itu mengenai kas negara, anggaran masih dalam keadaan aman, surplus per akhir Agustus mencapai Rp 16 triliun lebih. Sedangkan posisi kas pemerintah di Bank Indonesia totalnya mencapai Rp 65 triliun lebih.
(qom/)











































