Tuntutan Tak Dipenuhi, Nasabah Sandera Direksi BNI Securities
Rabu, 14 Sep 2005 01:35 WIB
Jakarta - Pertemuan antara direksi BNI Securities dengan nasabahnya kembali gagal mencapai titik temu. Kesal tuntutannya tidak juga dipenuhi, nasabah akhirnya menyandera direksi BNI Securities.Pertemuan yang digelar di Auditorium Manggala Wanabakti, Jalan Gatot Soebroto, Jakarta, Selasa (13/9/2005), sejak awal berlangsung panas. Acara yang dimulai pukul 16.00 WIB ini kerap dipenuhi perdebatan-perdebatan.Semula pertemuan ini hanya mengagendakan penjelasan direksi mengenai reksa dana terproteksi. Namun ternyata ratusan nasabah yang memadati ruangan tidak puas dengan penjelasan tersebut. Para nasabah menuntut direksi menyetujui rumusan perjanjian antara lain meminta reksa dana dimasukkan dalam portofolio BNI, pengurangan jangka waktu lock up dana dalam reksa dana terproteksi selama 2 bulan.Selain itu, mereka meminta nasabah yang sudah melakukan redemption dibatalkan dan diikutkan dengan terproteksi dengan Nilai Aktiva Bersih sebelum terjadi penurunan pada bulan Agustus 2005. Nasabah juga mendesak adanya tim penyelesaian perjanjian yang terdiri dari direksi BNI Securities, direksi BNI, dan perwakilan nasabah. Tim ini diberi tenggat waktu 15 hari untuk menyelesaiakan persoalan ini.Namun tuntutan tersebut ditolak mentah-mentah oleh Presdir BNI Securities, Sudirman. "Ini harus dirapatkan dalam pertemuan direksi," tandasnya.Melihat gelagat ini, para nasabah pun meminta Dirut BNI, Sigit Pramono dihadirkan dalam pertemuan. "Ini karena PT BNI terlalu lama merespon, seharusnya mereka tinggal menghadirkan Dirut BNI Sigit Pramono," jawab seorang nasabah, Ahmadi Hasan.Permintaan tersebut juga tidak dipenuhi. "Ini sepenuhnya tanggungjawab kami. Kalau pun dihadirkan apa bisa memberi solusi," tukas Sudirman sengit. Akhirnya, karena kesal tuntutannya tidak dipenuhi Sudirman, Direktur BNI Securities T Umar Laksamana dan Ketua Manajemen Investasi BNI Securities Achfas Achsien tidak diperbolehkan keluar ruangan.Hingga, Rabu (14/9/2005) pukul 01.10 WIB, para bos BNI Securities tersebut masih tertahan dalam ruangan. Para nasabah pun bertekad tetap akan berada di ruangan hingga Dirut BNI datang. Sejumlah polisi terlihat berjaga-jaga dalam ruangan ini.
(ton/)











































