Manajer Investasi Harus Kredibel

Menkeu Jusuf Anwar:

Manajer Investasi Harus Kredibel

- detikFinance
Selasa, 20 Sep 2005 11:42 WIB
Jakarta - Di tengah rush reksa dana, semua telunjuk mengarah ke manajer investasi (MI) sebagai pengelola investasi. Menteri Keuangan Jusuf Anwar pun memberi sejumlah wejangan kepada para MI.Menurut Jusuf, MI harus bisa memberikan kepercayaan dan kredibilitas karena kredibilitas MI menentukan kredibilitas perusahaan dan investasi yang ditanamkan."MI harus menerangkan lebih detail isi dari prospektus instrumen, terutama yang harus diterangkan adalah mengenai profil, risiko dan return, sehingga tidak terjadi informasi yang tidak cocok," ujar Jusuf saat menjadi pembicara dalam seminar bertajuk 'Pasar Reksa Dana Indonesia dalam Persepektif International' di Hotel Shangri-La, Jakarta, Selasa (20/9/2005).Menurut Jusuf, MI harus meningkatkan kualitas kepatuhan terhadap aturan yang berlaku, terutama yang berkaitan dengan valuasi, keterbukaan informasi dan pengelolaan investasinya."Tentunya harapan saya selaku penguasa moneter, MI mengikuti aturan yang telah ditetapkan. Kalau dari sisi pemerintah, kita ingin mendorong sektor reksa dana ini dan melalui Bapepam, Depkeu telah menambah jenis reksa dana yang boleh diterbitkan," papar Jusuf.Para MI kerap kali dituding memberi infomasi yang tidak akurat soal investasi reksa dana. Bahkan dalam kasus redemption reksa dana kelolaan BNI Securities, Dirut BNI Sigit Pramono mengaku bahwa agen penjual reksa dana kelolaan BNI Securities telah memberi informasi yang salah kepada nasabahnya."Karyawan kami bilang ini sama dengan deposito. Ini aman. Ini yang kurangedukasinya," ujar Sigit dalam rapat dengan DPR beberapa waktu lalu.Kabar teranyar, Bapepam akan segera memeriksa 5 hingga 6 MI reksa dana yang diduga melakukan penipuan informasi kepada nasabahnya saat menjual produk investasi ini. (qom/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads