ABN Amro Tak Alami Redemption

Akan Terbitkan Reksa Dana Terproteksi

ABN Amro Tak Alami Redemption

- detikFinance
Rabu, 21 Sep 2005 14:23 WIB
Jakarta - Rush berupa penarikan besar-besaran alias redemption reksa dana tampaknya tidak sampai ke ABN Amro Asset Management Indonesia. Reksa dana kelolaan ABN Amro hingga kini masih cukup stabilTercatat dana kelolaan ABN Amro per 31 Agustus 2005 mencapai Rp 5,9 triliun. Sedangkan angka tertinggi sebesar Rp 6,2 triliun tercatat dua bulan lalu. "Redemption pasti ada tapi dalam konteks jual beli biasa," kata Presiden Direktur ABN Amro Asset Management Indonesia Rima Suhaemi saat dihubungi Rabu (21/9/2005).Rencananya, ABN Amro Asset Management Indonesia akan meluncurkan reksadana terproteksi. Struktur reksadana terproteksi tersebut telah dikirimkan ke Badan Pengawas Pasar Modal (Bapepam) dua pekan lalu. "Saat ini tinggal menunggu persetujuan efektif dari Bapepam. Mungkin minggu depan akan diumumkan," kata Rima.Ditegaskan Rima, produk reksa dana terproteksi yang akan dikeluarkan bukan merupakan produk pengalihan.Menurut Rima, pihaknya telah mempersiapkan reksadana terproteksi ini jauh sebelum terjadinya penarikan besar-besaran reksa dana (redemption) September lalu. "Kita sudah melakukan riset tentang produk ini sejak dua tahun lalu, kebetulan Bapepam baru mengeluarkan peraturannya bulan Juli. Jadi kita baru luncurkan," kata Rima.Menurut Rima, portofolio reksa dana terproteksi tersebut sebagian besar berasal dari obligasi Surat Utang Negara (SUN). Untuk total portofolio ABN Amro, sebagian besar juga berasal dari SUN dengan jangka waktu maksimal sekitar dua tahun. "Saya lupa detailnya (untuk reksadana terproteksi) tapi dari SUN diatas 80 persen. Bapepam kan juga mengharuskan minimal 80 persen," tambah Rima. (qom/)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads