Penerbitan Obligasi APBN 2005 Rp 43,3 T Sudah Penuhi Target

Penerbitan Obligasi APBN 2005 Rp 43,3 T Sudah Penuhi Target

- detikFinance
Kamis, 06 Okt 2005 10:38 WIB
Jakarta - Dengan diterbitkannya obligasi internasional senilai US$ 1,5 miliar, maka target penerbitan obligasi tahun 2005 sebesar Rp 43,3 triliun sudah terpenuhi. Namun demikian surat utang negara (SUN) akan tetap diterbitkan dalam rangka pengelolaan utang."Penerbitan di pasar domestik SUN selanjutnya akan ditujukan dalam rangka pengelolaan utang untuk mengurangi risiko refinancing antara lain dengan reprofilling, debt switching dan buy back," ujar Menkeu Jusuf Anwar dalam jumpa pers di Gedung Depkeu, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Kamis (6/10/2005).Rencananya, pemerintah akan kembali menerbitkan SUN pada 25 Oktober mendatang. Dalam sisa waktu tiga bulan ini, pemerintah masih akan menerbitkan SUN 2-3 kali lagi.Dari sisi fiskal, Jusuf yakin penerbitan obligasi internasional tidak akan membebani anggaran atau APBN 2005 karena pembayaran bunganya baru akan dimulai pada tahun 2006.Pemerintah akhirnya menerbitkan obligasi senilai US$ 1,5 miliar dari rencana semula US$ 1 miliar. Obligasi ini mendapat respons yang luar biasa dan mengalami kelebihan permintaan hingga 4,25 kali.Menurut Jusuf, suksesnya penerbitan obligasi tidak lain karena daya tarik Indonesia terhadap investor global semakin besar di tengah kegalauan pasar domestik maupun volatilitas di pasar internasional. Indonesia merupakan penerbit pertama obligasi berjangka waktu 30 tahun. "Ini dalam rangka menciptakan benchmark baru di pasar obligasi dan juga memperlihatkan semakin meluasnya basis investor," ujar Jusuf mantap.Tujuan penerbitan obligasi, lanjut Jusuf, selain utuk membentuk benchmark baru yakni menutupi kebutuhan negara dan juga meningkatkan cadangan devisa. (qom/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads