Fitch Turunkan Rating Individu Bank Mandiri ke 'D'
Jumat, 07 Okt 2005 12:16 WIB
Jakarta - Perusahaan pemeringkat internasional Fitch Rating menurunkan peringkat individual Bank Mandiri dari 'C/D' ke 'D'. Penurunan peringkat tersebut terutama berkaitan dengan anjloknya laba dan meningkatnya NPL Bank Mandiri.Menurut pengumuman dari Fitch yang dipublikasikan Jumat (7/10/2005), penurunan peringkat tersebut juga memperhitungkan kapitalisasi, ukuran dan franchise serta kepemilikan pemerintah di Bank Mandiri. Bank Mandiri selama periode semester I-2005 mencatat penurunan laba bersihhingga 80 persen menjadi Rp 616 miliar, dibandingkan periode yang sama tahunsebelumnya Rp 3,073 triliun. Penurunan laba bersih ini terkait dengan meningkatnya kredit bermasalah (NPL)perseroan menjadi 24,6 persen dibandingkan triwulan I-2005 sebesar 17,3persen. Melonjaknya NPL tersebut terutama berkaitan dengan keluarnya Peraturan Bank Indonesia (PBI) No 7 tahun 2005 tentang kualitas aktiva produktif. Keluarnya aturan baru dari BI tersebut menyebabkan banyak kualitas kredit komersial dan korporasi Bank Mandiri diturunkan. Dengan diterapkannya aturan itu, Bank Mandiri harus rela menurunkan kredit sebesar Rp 6,9 triliun ke status kolektabilitas NPL.Namun Fitch percaya bahwa bagian dari kredit yang diturunkan kolektabilitasnya tersebut akan membaik, sejalan dengan keinginan manajamen baru Bank Mandiri untuk memperkecil jumlah kredit yang diturunkan kolektabilitasnya.Dari total kredit yang diturunkan menjadi NPL selama semester I-2005, sebanyak 59 persen secara teknis masuk dalam kredit lancar alias performing loan, dan 23 persennya jatuh tempo kurang dari 30 hari.Berkaitan denagn biaya provisi sebesar 43 persen hingga akhir Juni 2005, Fitch menilai jumlahnya masih belum cukup rendah dalam konteks kondisi Indonesia yang lebih berisiko termasuk sulitnya penyitaan.Stress test yang dilakukan Fitch menunjukkan bahwa tambahan provisi sebesar Rp 7 triliun masih diperlukan, yang bisa ditutupi dari pendapatan selama dua tahun. Angka tersebut berdasarkan ROA sebelum pajak sekitar 1,5 persen per tahun.Fitch juga mencatat bahwa Bank Mandiri harus terus menyediakan dana cadangan untuk hal-hal lain seperti litigasi, jaminan, letter of credit (L/C) sekitar Rp 1,5 triliun.Fitch menilai, dengan terhindarkannya Bank Mandiri dari memburuknya keuangan menunjukkan tidak ada kemerosotan secara signifikan pada kualitas aset. Namun demikian peringkat lain Bank Mandiri tidak berubah seperti peringkat utang valas jangka panjang 'BB-', peringkat utang valas jangka penden 'B', peringkat utang lokal jangka panjang 'BB-', peringkat nasional jangka panjang 'A' dan support pada '4'.Peringkat obligasi subordinasi Bank Mandiri senilai US$ 125 juta juga tetap pada 'B+' dengan outlook jangka panjang masih positif.
(qom/)











































