Follow detikFinance Follow Linkedin
Selasa, 11 Jun 2019 11:42 WIB

Semua Penikmat BLBI Harus Diproses Hukum

Danang Sugianto - detikFinance
Ilustrasi Foto: grandyos zafna Ilustrasi Foto: grandyos zafna
Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sudah menetapkan mantan pemilik PT Bank Dagang Nasional Indonesia Sjamsul Nursalim bersama Istrinya sebagai tersangka kasus Bantuan Likuditas Bank Indonesia (BLBI).

President Director Center for Banking Crisis (CBC) Achmad Deni Daruri mengatakan penanganan kasus ini seharusnya bisa jadi pintu masuk untuk membuka kembali para pengguna BLBI, baik banknya ditutup atau direkap atau diambilalih pemerintah.

Termasuk pengguna BLBI yang menyelesaikan dengan skena Master of Settlement and Acquisition Agreement (MSAA), (master refinancing and notes issuance agreement (MRNI) atau akta pengakuan utang (APU).

"Penangkapan ini juga jangan hanya Sjamsul Nursalim dan istrinya saja,tapi para pengguna BLBI juga harus diproses. Semua harus diselidiki ulang secara transparan," katanya, Selasa (11/6/2019).


"Jangan sampai terkesan KPK beraninya hanya dengan SN dan istrinya saja. Dan penangkapan ini jangan sampai terkesan ada pesanan khusus dari pihak lain," tambahnya.

Menurutnya, sekarang saatnya KPK periksa semua pengguna BLBI. Menurut audit BPK, lanjut dia, 90% BLBI salah digunakan oleh semua bank penikmat BLBI kala itu.

(das/zlf)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com