Rupiah Stabil, Cenderung Melemah
Rabu, 12 Okt 2005 09:26 WIB
Jakarta - Nilai tukar rupiah diprediksi bergerak stabil dengan kecenderungan melemah. Besarnya permintaan dolar AS akan membuat rupiah sulit kembali menembus level Rp 9.900-an per dolar AS. Pada awal perdagangan Rabu (12/10/2005), rupiah dibuka berada di level Rp 10.105/10.115 per dolar AS. Sementara pada perdagangan kemarin, rupiah berhasil ditutup menguat ke level Rp 10.045 per dolar AS, setelah sempat menembus level terendah sejak 5 September pada Rp 10.138 per dolar AS.Pelaku pasar sendiri belum mengetahui persis dari mana datangnya serbuan permintaan dolar AS. Namun dikabarkan permintaan muncul dari Pertamina terkait rencananya mengimpor BBM plus elpiji.Sementara harga minyak mentah sendiri kini kembali merayap ke posisi US$ 62,32 per dolar AS atau naik 0,8 persen.Namun demikian lelang SBI yang digelar BI pada hari ini diharapkan mampu menstabilkan rupiah, meski diperkirakan tidak ada kenaikan kembali. Tercatat SBI 1 bulan kini sudah berada pada level yang sama dengan BI rate 11 persen.
(qom/)











































