Follow detikFinance Follow Linkedin
Rabu, 26 Jun 2019 19:06 WIB

Masih Rendah, BI Dorong Bank Salurkan Kredit Lebih Banyak

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Foto: Zaki Alfarabi Foto: Zaki Alfarabi
Jakarta - Bank Indonesia (BI) akan mendorong kredit perbankan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional. Hal ini karena rasio kredit terhadap pertumbuhan ekonomi atau produk domestik bruto (PDB) masih rendah dibandingkan dengan negara lain.

Direktur Eksekutif Departemen Kebijakan Makroprudensial BI Juda Agung menjelaskan saat ini pertumbuhan kredit memang terus bergerak.

"Terus tumbuh sebenarnya, tapi karena kredit kita terhadap PDB masih rendah yakni 36%, negara lain sudah 100% bahkan China sudah 200%," kata Juda di Jakarta, Rabu (26/6/2019).



Dia menyampaikan, saat ini BI optimis pertumbuhan kredit bisa terus meningkat. Dalam dua tahun rasio kredit terhadap PDB bisa bergerak ke angka 40% hingga 45%.

Menurut dia kredit masih bisa tumbuh sekitar 3-4 tahun ke depan sekitar 40% hingga 45%.

"Kita akan dorong trennya agar pembiayaan tumbuh cepat," ujarnya.

Sekadar informasi, menurut data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pertumbuhan kredit perbankan hingga akhir Maret 2019 tumbuh positif mencapai 11,55% yoy, sementara dana pihak ketiga (DPK) tumbuh 7,18% secara yoy.

Adanya perbaikan pertumbuhan DPK pada periode Maret menurunkan gap pertumbuhan kredit dan DPK yang selanjutnya berdampak pada level LDR perbankan (93,27%).

Simak Video "BI Turunkan Suku Bunga, Ketua Umum Kadin Respon Positif"
[Gambas:Video 20detik]
(kil/eds)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed