Dana Global Bond US$ 1,5 M Sudah Masuk Rekening Pemerintah
Kamis, 13 Okt 2005 17:37 WIB
Jakarta - Kantong pemerintah kini bertambah US$ 1,5 miliar dari hasil penerbitan obligasi internasional. Namun jumlah itu tidak akan sepenuhnya diterima pemerintah. Lho kok?Dana hasil penerbitan global bond itu sudah masuk ke rekening pemerintah di Bank Indonesia (BI) pada Kamis (13/10/2005) pukul 00.30 WIB.Namun dana tersebut akan dikurangi biaya atau fee untuk joint lead manager masing-masing 0,1% atau 10 poin untuk INDO 16 yang berjangka waktu 10 tahun sebesar US$ 900 juta dan 0,2% atau 20 poin untuk INDO 35 yang berjangka waktu 30 tahun sebesar US$ 600 juta."Kita manfaatkan sebaiknya untuk manajemen fiskal termasuk keperluan lain yang berkaitan dengan sustainability anggaran," kata Menkeu Jusuf Anwar usai rakortas di Gedung Depkeu, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Kamis (13/10/2005). Pemerintah akan menggunakan dana itu untuk pembiayaan defisit. Menkeu berharap dengan masuknya dana obligasi internasional dan dinaikkannya harga BBM, maka APBN 2005 lebih mudah dikontrol. Pemerintah saat ini juga tengah menunggu pencairan pinjaman program yang sedang masuk tahap finalisasi baik dari ADB maupun bank dunia. "Misalnya program local goverment support dan development policy loan," ujar Jusuf.Mengenai penerbitan obligasi syariah atau Sukuk, Jusuf berharap dapat diterbitkan tahun depan. Menurut Jusuf, yang menghalangi penerbitan Sukuk adalah masalah UU surat utang negara."Sukuk merupakan sekuritas syariah yang non-interest bearing atau tidak mengenal suku bunga. Ada juga yang profit sharing. Jadi masih ada masalah legal yang sedang dibereskan oleh Biro Hukum," ungkap Jusuf.Negara-negara tetangga seperti Malaysia dan Pakistan sudah terlebih dahulu menerbitkan obligasi syariah mengingat besarnya basis investor di negara Timur Tengah. Indonesia salah sekali jika tidak memanfaatkan dana dari negara Timur Tengah itu. "Jadi disamping operasional, legal-nya kita tata dulu supaya prosedurnya benar," tegas Jusuf.
(qom/)











































