Rupiah Ditopang Dana Hasil Penerbitan Global Bond

Rupiah Ditopang Dana Hasil Penerbitan Global Bond

- detikFinance
Jumat, 14 Okt 2005 09:37 WIB
Jakarta - Masuknya dana dari hasil penerbitan obligasi pemerintah atau global bond senilai US$ 1,5 miliar akan membawa sentimen positif ke pasar. Dana dalam dolar AS itu akan menjadi senjata pamungkas untuk mendongkrak nilai tukar rupiah yang kembali melemah.Pada awal perdagangan Jumat (14/10/2005), rupiah dibuka masih melemah di level Rp 10.145 per dolar AS. Sementara pada perdagangan kemarin, rupiah ditutup melemah ke level Rp 10.140 per dolar AS.Rupiah diprediksi bergerak mixed dengan kecenderungan menguat. Meski permintaan dolar AS masih tinggi, namun turunnya harga minyak dan juga adanya pasokan dolar dari hasil penerbitan obligasi internasional akan mampu menenangkan pasar.Menko Perekonomian Aburizal Bakrie bahkan optimistis rupiah bisa menguat kembali di bawah level Rp 10.000 per dolar AS dengan masuknya obligasi internasional. Dana itu akan memperkuat cadangan devisa Indonesia yang stagnan di level US$ 30-an miliar dalam tiga pekan terakhir. (qom/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads