Bunga Acuan BI Turun, Bunga Kredit Kapan?

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Kamis, 18 Jul 2019 17:25 WIB
Foto: Sylke Febrina Laucereno/detikFinance
Jakarta - Bank Indonesia (BI) memangkas suku bunga acuan atau BI 7days reverse repo rate 25 basis poin atau 0,25%. Untuk suku bunga deposit facility juga diturunkan 25 bps menjadi 5% dan lending facility menjadi 6,5%.

Gubernur BI Perry Warjiyo menjelaskan dengan penurunan bunga yang dilakukan oleh BI, ke depannya akan diikuti oleh penurunan suku bunga kredit di perbankan nasional.

Perry mengungkapkan dari data BI sejak Mei tahun lalu hingga Juni 2019 suku bunga kredit pada perbankan sudah turun 23 bps. Diikuti dengan suku bunga dana pihak ketiga (DPK) meskipun tidak terlalu besar, sejak tahun lalu sudah 15 bps," kata Perry dalam konferensi pers di Gedung BI, Jakarta, Kamis (18/7/2019).


Dia mengatakan kredit hingga periode tengah tahun telah tumbuh 11,1%. Menurut Perry hal tersebut sudah mencerminkan meskipun BI beberapa waktu menaikkan dan menahan suku bunga namun likuiditas di perbankan tetap bertambah. BI dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bekerja sama untuk meningkatkan efisiensi pada perbankan.

"Itu jadi memperjelas, kenapa suku bunga kredit turun, ke depan apakah akan turun? Iya jelaslah, kan suku bunga acuan kita turun, likuiditas terus kami tambah dan kami yakin suku bunga kredit akan turun dan ini akan segera mendorong pertumbuhan kredit," jelas dia.


Perry mengungkapkan, biasanya setelah bunga acuan BI turun maka transmisi bunga deposito dan bunga kredit akan segera berjalan. Apalagi dengan penurunan giro wajib minimum (GWM) sebesar 0,5% untuk bank umum konvensional dan bank syariah akan menambah likuiditas Rp 26,5 triliun.

"Harusnya bisa lebih cepat penurunan bunga deposito maupun bunga kredit," ujarnya.


Bunga Acuan BI Turun, Bunga Kredit Kapan?


Simak Video "Strategi Pemasaran Ala Kopi Jago"
[Gambas:Video 20detik]
(kil/dna)