Strategi Ketuk Pintu Ala Bank Mandiri Pikat Hati Nasabah UMKM

Uji Sukma Medianti - detikFinance
Sabtu, 27 Jul 2019 19:20 WIB
Foto: Uji Sukma Medianti
Jakarta - Selain memperpanjang umur, konon katanya silaturahmi bisa membawa rezeki. Petuah inilah yang diterapkan Bank Mandiri kepada para nasabahnya dalam menjalankan bisnis.

Pendekatan secara door to door kepada nasabah sudah jadi hal yang lumrah dilakukan industri ini demi menjaga kelanggengan hubungan bisnis.

"Jujur, saya merasa sangat terhormat dikunjungi sama direktur Bank Mandiri hari ini," ungkap Surya, seorang pedagang di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis (25/7/2019).


Pria berbadan tambun yang sering disapa Koh Surya ini mengaku sudah menjalankan bisnis yang sudah dibangun oleh ayahnya selama 20 tahun. Dalam 10 tahun terakhir, ia memilih untuk menggunakan Bank Mandiri sebagai sarana pembayaran maupun transaksi dengan para pembeli.

"Dulu pas mau pakai EDC (Electronic Data Capture) mereka menawarkan. Saya tanya apa kelebihannya? Mereka bilang belanja jadi lebih mudah, ya memang penggunaan EDC semakin lama pasti butuh juga," tuturnya.


Surya yang sehari-hari membuka lapak dagang baju anak-anak ini punya omzet hingga Rp 150 juta per bulan. Kendati begitu, ia mengaku hubungan yang dibangun dengan Mandiri benar-benar bukan hanya sekadar hubungan antarnasabah dan bank saja.

Ia bercerita, pernah suatu ketika ayahnya sakit dan harus dirawat di luar negeri. Saat itu, ia merasa sulit untuk melakukan pembayaran melalui kliring. Dalam kondisi yang sedang kalut itu, Bank Mandiri bersedia membantunya untuk melakukan pembayaran.

"Pokoknya saya sangat merasa terbantu dengan pelayanan yang diberikan Mandiri," jelasnya.

Selain itu, respons dan fasilitas yang diberikan oleh bank pelat merah tersebut juga dirasa sangat baik. Sehingga, apabila terjadi kendala suatu ketika ia tak mau ambil pusing. Sebab, ia sudah kadung percaya dengan kredibilitas bank yang berdiri sejak 1998 itu.

"Saya rasa respons dan pelayanan mandiri cepat sekali tanggapannya. Kalau ada apa-apa mereka bertindak cepat," tambahnya.

Pendekatan langsung kepada nasabah, terutama untuk segmen Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) ini adalah tidak lain merupakan hal yang lazim dilakukan.

Direktur Bisnis dan Jaringan Bank Mandiri Hery Gunardi mengatakan selain mencari nasabah baru pihaknya juga rutin melakukan customer intention kepada nasabah yang sudah eksis.

"Ini adalah kegiatan rutin kita (kunjungan ke nasabah). Di Metro, Blok A di Tanah Abang. (Tujuannya) karena kita punya bisnis yang signifikan di sini," tutur Hery di Pasar Tanah Abang, Jakarta, beberapa waktu lalu.

Adapun, kegiatan yang dilakukan saat mengunjungi nasabah adalah melakukan pengecekan secara langsung lewat user experience. Kunjungan rutin seperti ini dilakukan setidaknya dua minggu sekali. Biasanya pengecekan juga dilakukan oleh pihak kepala cabang.

Dari kunjungan rutin tersebut, pihak Bank Mandiri kerap meminta masukkan dari nasabah apabila terjadi kendala saat bertransaksi.

"Saya datang ke beberapa toko untuk tanya tentang availability dari EDC kita apakah ada komplain atau tidak, selama nasabah transaksi ada komplain apa tidak. Nah alhamdulillah tadi cukup baik ya," jelasnya.

Ia juga tidak memungkiri bila penggunaan teknologi terus berkembang semakin cepat. Sehingga, Mandiri fokus untuk modernisasi dan pengembangan. Dengan cara seperti ini pula, Mandiri jadi lebih mudah saat hendak menawarkan produk baru.

"Tidak hanya teknologi secara technical, tapi juga dari sisi digital banking terus kita kembangkan juga dari sisi e-commerce. Harus kita lakukan lebih cepat," terangnya.

Saat ini, lebih dari 90% transaksi nasabah telah dilakukan via e-channel, daripada di kantor cabang. Adapun chanel pembayaran yang sering digunakan antara lain, Aplikasi Mandiri Mobile dan Internet Banking, termasuk via mesin ATM.

Per Juni 2019, Layanan ATM Bank Mandiri sebanyak 18.291 mesin dan jumlah EDC sebanyak 239.414 unit.

Seiring dengan penguatan jaringan e-channel dan teknologi Bank Mandiri, Selama triwulan II 2019, setiap menitnya Bank Mandiri melayani 6.067 transaksi yang dilakukan di ATM, Mandiri Online, Internet Banking, Cabang dan Cash Management.

Simak Video "Uang Miliaran Rupiah Raib, Nasabah Segel Kantor Unit Bank Mandiri"
[Gambas:Video 20detik]
(mul/ega)