Rupiah Terimbas Pelemahan Yen
Rabu, 19 Okt 2005 09:42 WIB
Jakarta - Pelemahan yen Jepang terhadap dolar AS hingga posisi dua tahun terakhir menyeret pelemahan mata uang regional lainnya, termasuk rupiah.Namun demikian naiknya kembali posisi cadangan devisa ke level US$ 32 per barel setelah masuknya dana hasil penerbitan obligasi internasional akan mampu menahan pelemahan rupiah.Pada awal perdagangan Rabu (19/10/2005), rupiah stabil di level Rp 10.090/10.105 per dolar AS. Sementara pada perdagangan kemarin, rupiah melemah 10 poin pada level Rp 10.115 per dolar AS. Rupiah pada hari ini diprediksi stabil dengan kecenderungan menguat. Dolar AS kembali menguat posisinya ke 115,67 yen dan sempat mencapai level tertinggi pada 115,94 yen dalam perdagangannya kemarin. Level tersebut berarti tertinggi sejak September 2003. Sementara euro juga melemah ke 1,1957 per dolar, dibandingkan sebelumnya 1,2022 per dolar.Dolar AS kembali melonjak posisinya setelah munculnya ekspektasi kenaikan suku bunga Fed yang kini sebesar 3,75 persen. Kenaikan suku bunga Fed kemungkinan akan dibahas dalam pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC) yang dijadwalkan berlangsung pada 1 November.
(qom/)











































