Prospek Perbankan RI Kian Suram

Prospek Perbankan RI Kian Suram

- detikFinance
Rabu, 19 Okt 2005 15:44 WIB
Jakarta - Melemahnya nilai tukar rupiah yang menuntut kenaikan suku bunga membuat prospek perbankan Indonesia kian suram. Dan pada akhirnya, pertumbuhan ekonomi Indonesia pun bisa terganggu.Demikian laporan dari lembaga pemeringkat internasional Fitch Rating tentang perolehan semester I dan prospek perbankan Indonesia seperti dikutip dari situsnya, Rabu (19/10/2005)."Outlook perbankan Indonesia menjadi semakin suram menyusul melemahnya rupiah selama Agustus dan September dan konsekuensinya memerlukan kenaikan tingkat suku bunga," demikian pernyataan Fitch.Fitch menilai, perbankan Indonesia selama semester I-2005 menunjukkan perolehan laba cukup besar serta neraca yang baik, kecuali untuk Bank Mandiri dan BNI. Dua bank pelat merah ini labanya terpangkas cukup besar akibat didera masalah kredit tidak lancar alias NPL.Jumlah NPL dua bank BUMN besar membengkak terkait keluarnya aturan Bank Indonesia tentang kualitas aktiva produktif.Laporan Fitch juga membahas mengenai perubahan kepemilikan di Bank Permata, Bank NISP, Bank Buana yang kini masing-masing dikuasai oleh Standard Chartered Bank (SCB), Oversea-Chinese Banking Corporation (OCBC) dan United Overseas Bank (UOB). Dengan melihat kualitas pemilik baru tersebut, Fitch percaya bahwa ketiga bank di Indonesia itu akan mendapatkan keuntungan. Hal itu bisa dilihat dari komitmen dan sumber-sumber yang dibawa oleh investor asing itu untuk ketiga bank tersebut. (qom/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads