Follow detikFinance Follow Linkedin
Jumat, 02 Agu 2019 17:37 WIB

Pemerintah Mau Seleksi Peserta BPJS yang Nunggak Iuran

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Foto: Ilustrasi Mindra Purnomo Foto: Ilustrasi Mindra Purnomo
Jakarta - Lima menteri kabinet kerja Jokowi, hari ini melakukan rapat terbatas. Pembahasan yang dilakukan oleh kelima menteri dalam rapatnya adalah mengenai BPJS Kesehatan.

Menteri Percepatan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Nasional (PPN/Bappenas) Bambang Brodjonegoro, mengatakan dia dan keempat menteri lainnya membahas sistem kepesertaan BPJS Kesehatan dalam rapat yang dilakukan hari ini.

Salah satu yang difokuskan mereka adalah bagaimana penanganan peserta yang nunggak pembayaran iuran BPJS Kesehatan. Dari pantauan detikFinance, rapat kira-kira dimulai pukul 13.00 dan selesai sekitar pukul 15.00.

"Nggak nggak (bahas kenaikan biaya), kita cuma bicara sistem ini, untuk mencegah peserta yang bayarnya nggak sesuai dan fraud gimana penanganannya Pokoknya lebih fokus ke sana kita tadi," ungkap Bambang saat ditemui detikFinance, di Plataran Menteng, Jakarta, Jumat (2/8/2019).


Bambang juga sempat menepis denga tegas kabar mengenai kenaikan iuran BPJS. "Nggak! Nggak ada (kenaikan)," pungkasnya.

Saat ditanyai soal apakah pemerintah akan tetap membantu pembiayaan BPJS Kesehatan, dia hanya menjawab bahwa pemerintah sedang fokus membenahi sistem kepesertaan.

"Pokoknya kita fokus ke sistem dulu," tegas Bambang.


Kelima menteri yang hadir adalah, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Sosial Agus Gumiwang, Menteri Kesehatan Nilla Moeloek, Menteri Koordinator PMK Puan Maharani, hingga Menteri PPN/Bappenas Bambang Brodjonegoro.


Pemerintah Mau Seleksi Peserta BPJS yang Nunggak Iuran


Simak Video "Alasan 5,2 Juta BPJS Kesehatan Dinonaktifkan"
[Gambas:Video 20detik]
(dna/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed