Kredit Bank Mandiri per Kuartal Tiga Hanya Tumbuh 4%
Kamis, 20 Okt 2005 15:15 WIB
Jakarta - Bank Mandiri yang sedang dirundung masalah tingginya kredit macet, harus menerima lambatnya pertumbuhan kredit perseroan. Pada kuartal tiga saja pertumbuhan kredit cuma sebesar 4 persen."Selama Juni 2004 ke Juni 2005, kredit tumbuh 25 persen. Sedangkan dari Juni sampai September 2005, kredit Bank Mandiri tumbuh 4 persen. Kelihatan fungsi intermediasi telah berjalan dengan baik," kata Dirut Bank Mandiri Agus Martowardoyo.Hal ini disampaikan dia usai rakor perbankan dengan pemerintah dan BI di Gedung Depkeu, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Kamis (20/10/2005).Kredit Bank Mandiri pada tahun-tahun sebelumnya lebih banyak dialokasikan ke sektor korporasi. Sampai akhirnya menguak kasus kredit macet pada akhir Maret lalu, yang membuat bank terbesar di Indonesia ini harus mengkaji ulang penyaluran kreditnya, terutama untuk korporasi.Saat ini Bank Mandiri lebih banyak menyalurkan kredit konsumer, karena masih fokus terhadap penyelesaian kredit macetnya yang sampai semester satu masih di atas 20 persen. Sedangkan jumlah kredit baru yang telah disalurkan sampai semester I-2005 baru mencapai Rp 21,9 triliun.Mengenai tingkat bunga kredit, Agus mengakui, pihaknya telah melakukan penyesuaian dengan kondisi suku bunga saat ini."Tingkat suku bunga memang ada kenaikan. Tapi Indonesia dalam 10 tahun terakhir sudah terbiasa dengan tingkat bunga yang relatif tinggi. Meskipun dalam dua tahun terakhir tingkat bunga cenderung kecil," ujarnya.
(ir/)











































