Pemerintah Buy Back Obligasi Negara Sebelum 25 Oktober
Kamis, 20 Okt 2005 16:43 WIB
Jakarta - Pemerintah memutuskan untuk membeli kembali atau buy back sejumlah seri obligasi negara yang jatuh tempo pada tahun 2006-2009. Buy back akan diupayakan penerbitan surat utang negara (SUN) pada 25 Oktober."Buy back sedang kita siapkan. Diusahakan sebelum penerbitan 25 Oktober," kata Dirjen Perbendaharaan Depkeu, Mulia P Nasution di Gedung Depkeu, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Kamis (20/10/2005).Menurut Mulia, pemerintah saat ini mempunyai dana Rp 4-5 triliun untuk melakukan reprofiling SUN, baik berupa buy back atau pun debt switching."Dana yang disediakan maksimum Rp 5 triliun. Tetapi tidak mungkin, karena nanti ada debt switching yang dananya sangat kecil," tambah Mulia.Seri-seri obligasi yang akan dilakukan pembelian kembali merupakan seri obligasi yang jatuh tempo pada tahun 2006-2009. "Fokus kita tahun 2006 sampai 2007 itu sudah bagus sekali apabila ditambah 2008-2009 itu bagus. Nanti kita lihat mana yang betul-betul bagus," kata Mulia.Dengan dana sekitar Rp 4-5 triliun, pemerintah bisa melakukan buy back sebanyak 2 kali hingga akhir tahun 2005. Pemerintah akan melakukan koordinasi dengan Bank Indonesia pada saat melakukan buy back.Pemerintah akan melaksanakan lelang Obligasi Negara dalam mata uang rupiahpada 25 Oktober 2005. Lelang dengan target indikatif Rp 500 miliar iniditujukan untuk memenuhi target pembiayaan APBN 2005.
(qom/)











































