Pemerintah Upayakan Kredit Garuda ke Bank Mandiri Lancar
Jumat, 21 Okt 2005 15:51 WIB
Jakarta - Pemerintah akan mengupayakan kredit PT Garuda Indonesia kepada Bank Mandiri bisa masuk kolektibilitas satu atau lancar, yang saat ini masih masuk kolektibilitas lima alias macet.Pemerintah kemungkinan akan menyetujui usulan manajemen Garuda agar penjaminan mandatory convertible bond (MCB) sebesar US$ 130 juta yang sudah jatuh tempo tahun 2004, diperpanjang bersamaan dengan jatuh MCB pada November 2006."Utang MCB Garuda ke Bank Mandiri memiliki kolektibilitas lima, Ini bisa turun jadi kolektibilitas satu jika pemerintah memperpanjang jaminan terhadap MCB Garuda ke Bank Mandiri," kata Menko Perekonomian Aburizal Bakrie di Gedung Departemen Keuangan, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Jumat (21/10/2005).Ical juga menjelaskan, dalam penilaian Bank Indonesia, kalau tidak ada jaminan, maka kolektibilitas utang Garuda tetap lima."Saya kira pemerintah sedang menulis surat kepada anggota Komite Kebijakan Sektor Keuangan (KKSK) agar menyetujui hal ini, karena kemarin (dua hari yang lalu) rapat KKSK tidak kuorum," ujarnya.Menurut Ical, jika utang MCB Garuda ke Bank Mandiri telah jatuh tempo, maka bisa dilakukan beberapa alternatif penyelesaiannya, seperti konversi utang atau penjadwalan ulang (rescheduling)."Itu usulan Garuda, utangnya kan jatuh tempo tahun 2006, makanya utangnya bisa dikonversi atau cara lain dibayar. Kalau bisa rescheduling itu bisa juga terserah antara Bank Mandiri dan Garuda," kata Ical.
(ir/)











































