3 Alasan BI Pangkas Bunga Acuan

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Kamis, 22 Agu 2019 14:53 WIB
Foto: Sylke Febrina Laucereno/detikFinance
Jakarta - Bank Indonesia (BI) memutuskan untuk Menurunkan lagi BI 7 Days Repo Rate turun jadi 5,5%. Gubernur BI Perry Warjiyo di kantor BI mengungkapkan, ada 3 alasan mengapa BI memutuskan untuk menurunkan suku bunga acuannya.

Pertama adalah rendahnya perkiraan inflasi hingga tahun 2020.

"Rendahnya prakiraan inflasi yang berada di bawah titik tengah sasaran 3,5 plus minus 1% akan tetap berada dalam sasaran 3% pada 2020," kata dia di kantor BI, Jakarta Pusat, Kamis (22/8/2019).


Kedua, lanjut dia, adalah kepercayaan bahwa imbal hasil investasi masih akan menarik meski suku bunga acuan BI turun.

"Tetep menariknya imbal hasil keuangan domestik, bisa diukur perbedaan suku bunga baik dalam riil policy rate 2,5% diferensialnya kemudian nominal interest rate diferensial kalau terkait cover 4,16% kalo uncover tanpa premi risiko 5,74%," jelasnya.

Terakhir, adalah untuk meningkatkan penyaluran kredit oleh pihak perbankan yang diharapkan bisa mendorong percepatan perekonomian nasional.

"Sebagai langkah preemtive untuk dorong momentum perekonomian ke depan dari dampak perlambatan ekonomi ke depan. Indonesia beruntuk PE momentumnya terus berlanjut, tapi kita harus antisipatif dari risiko perlambatan eko global dan penurunan suku bunga ini sebagai preemtive untuk dorong ekonomi Indonesia ke depan," tegasnya.



Simak Video "Tips Coach Tom Mengatasi Kelemahan Seorang Introvert Dalam Bisnis"
[Gambas:Video 20detik]
(dna/hns)