Bank Mandiri Terbitkan Obligasi US$ 300 Juta
Selasa, 25 Okt 2005 00:15 WIB
Jakarta - Untuk menggantikan pinjaman valas yang sudah jatuh tempo sejak Juni lalu, Bank Mandiri akan menerbitkan obligasi dalam bentuk dolar AS. Jumlah obligasi yang akan diterbitkan Bank Mandiri mencapai US$ 300 juta."Obigasi valas kita sedang dalam proses due dilligence dan persetujuan dari Bank Indonesia (BI)," Kata Corporate Secretary Bank Mandiri, Eko Putro Adijayanto di Hotel Shangri-La, Jl Jenderal Sudirman, Jakarta, Senin (24/10/2005).Dijelaskan Eko Putro, diharapkan penerbitan obligasi valas ini akan dilakukan pad November 2005 mendatang. Karena saat ini Bank Mandiri sedang menunggu keluarnya izin dari BI untuk menerbitkan obligasi valas tersebut. "Roadshow-nya direncanakan dilakukan pula pada bulan November. Dan akan dilakukan di Amerika dan kawasan Eropa," jelas Eko Putro.Namun penerbitan obligasi valas ini semuanya tergantung pada kondisi pasar. Karena penerbitan obligasi ini adalah untuk menggantikan pinjaman valas yang sudah jatuh tempo pada Juni lalu yang mencapai US$ 400 juta. "Obligasi ini juga dilakukan untuk menjaga momentum dolar AS Bank Mandiri," ujar Eko Putro.Sementara itu, dalam mengadapi hari raya nanti, Bank Mandiri telah menyediakan likuiditas dana tunai sebesar Rp 7 triliun yang tersebar di ATM-ATM Bank Mandiri di seluruh Indonesia. "Dengan Rp 7 triliun itu sudah mengantisipasi penarikan dari lebaran selama dua minggu dan kita prediksikan akan meng-absorb dana Rp 7 triliun melalui ATM kita," ujarnya.Untuk angka non performance loan (NPL) atau kredit macet di Bank Mandiri saat ini berada pada posisi konservatif yaitu 25 persen. "Dan kalau pun ada kondisi atau peningkatan nilai NPL-nya tidak akan terlalu jauh dari angka 25%," jelasnya.
(ary/)











































