Follow detikFinance Follow Linkedin
Rabu, 28 Agu 2019 18:55 WIB

Duniatex Masih Punya Utang ke Mandiri Rp 2,2 T

Danang Sugianto - detikFinance
Foto: Agung Pambudhy Foto: Agung Pambudhy
Jakarta - PT Bank Mandiri Tbk menilai Duniatex merupakan debitur yang terbilang disiplin dalam melakukan restrukturisasi utangnya. Grup usaha di bidang pertekstilan itu terancam gagal bayar utang.

Direktur Keuangan dan Strategi Bank Mandiri Panji Irawan mengatakan, utang Duniatex kepada Bank Mandiri sebelumnya mencapai Rp 5,5 tahun. Namun hingga Juni 2019 utang Duniatex tinggal Rp 2,2 triliun.

"Dalam tempo 2 tahun turunnya sudah Rp 3,3 triliun," ujarnya di Menara Mandiri, Jakarta, Rabu (28/8/2019).

Menurut Panji, ukuran kemampuan perusahaan membayar utang atau coverage ratio terbilang cukup tinggi. Dari pihak Bank Mandiri juga sudah melakukan antisipasi sejak Duniatex mulai muncul gejala-gejala sakit.


"Bank Mandiri dengan kemampuan endus risiko itu kita bisa turunkan dalam 2 tahun Rp 3,3 triliun. Dalam waktu dekat memang dalam proses melakukan restrukturisasi," ujarnya.

Corporate Secretary Mandiri Rohan Hafas menambahkan, piutang Bank Mandiri sendiri terhadap induk usahanya, bukan anak usahanya. Seperti diketahui yang ramai dikabarkan gagal bayar utang adalah PT Delta Merlin Dunia Textile (DMDT) yang tergabung dalam Grup Duniatex.

"Itu kan yang macet anak perusahaan, kita pinjamannya ke Duniatex. Jadi perusahaan berbeda. Sementara yang di sana gagal bayar bonds. Jadi secatmra legal masih lancar," tambahnya.



Simak Video "Pemerintah Siapkan Kawasan Industri Tekstil di Jawa Tengah"
[Gambas:Video 20detik]
(das/fdl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com