Kondisi Ekonomi Tak Kondusif, Bank Buana Stop Ekspansi 2005

Kondisi Ekonomi Tak Kondusif, Bank Buana Stop Ekspansi 2005

- detikFinance
Selasa, 25 Okt 2005 16:01 WIB
Jakarta - Bank Buana tidak akan melakukan ekspansi yang signifikan sampai akhir tahun 2005. Hal ini dikarenakan kondisi ekonomi makro yang tidak kondusif untuk melakukan ekspansi, seperti naiknya harga BBM dan fluktuatifnya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS."Untuk sementara, Perseroan akan lebih fokus pada improvisasi infrastruktur internal (transformasi internal), seperti pengembangan sumber daya manusia, korporasi, perbankan konsumen, sentralisasi operasional, teknologi informasi serta manajemen risiko," kata Direktur Utama Bank Buana, Jimmy Kurniawan Laihad dalam siaran pers yang diterima, Selasa (25/10/05).Hingga 30 September 2005, perseroan mencatat laba kotor Laba Rp 392,20 miliar atau meningkat 28,58 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2004. Menurut Direktur Akuntansi dan Keuangan Bank Buana Safrullah Hadi Saleh peningkatan laba berkaitan erat dengan peningkatan jumlah kredit yang diberikan sejumlah Rp 10,22 triliun atau meningkat Rp 3,10 triliun dari periode yang sama tahun lalu sebesar Rp. 7,12 triliun. Sementara ROA sebesar 3,36 persen. "Seiring dengan peningkatan kredit yang cukup signifikan, terdapat pula peningkatan pada jumlah kredit bermasalah (NPL) dari 1,35 persen menjadi 1,66 persen. Tapi jumlah ini relatif kecil bila dibandingkan dengan jumlah peningkatan kredit Perseroan sebesar 43,48 persen," ujar Safrullah. Dikatakan juga, untuk menunjang fokus perbankan pada tahun mendatang, pemegang saham mayoritas UOBII telah menempatkan beberapa orang Direktur di Bank Buana, terutama yang memiliki keahlian pada bidang Consumer Banking. UOBII merupakan anak perusahaan UOB Singapore yang sahamnya juga 100% dimiliki oleh UOB Singapore. (qom/)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads