Follow detikFinance Follow Linkedin
Senin, 02 Sep 2019 15:29 WIB

Bayar Iuran BPJS Kesehatan Diwajibkan Autodebet Demi Cegah Tunggakan

Hendra Kusuma - detikFinance
Foto: Pradita Utama
Jakarta - Direktur Utama BPJS Kesehatan Fachmi Idris mewajibkan pembayaran iuran premi bagi peserta baru dengan skema autodebet. Skema ini dikenal dengan pembayaran debit otomatis dari setiap rekening peserta.

Adapun, kewajiban baru ini sudah dimulai sejak awal tahun 2019.

"Kami tahun ini melakukan kebijakan mewajibkan pembayaran iuran dengan autodebet pada setiap pendaftaran," kata Fachmi di ruang rapat Komisi XI DPR, Jakarta, Senin (2/9/2019).


Fachmi Idris mengungkapkan, kewajiban pembayaran iuran ini dalam rangka meningkatkan kepatuhan para peserta. Bahkan sebagai 10 program prioritas dalam rencana kerja perusahaan (RKP) selama lima tahun ke depan.

Sementara itu, Direktur Keuangan BPJS Kesehatan Kemal Imam Santoso mengatakan kewajiban pembayaran iuran dengan autodebet berlaku pada peserta umum.

"Sudah sejak awal tahun ini, dan berlaku pada PBPU (peserta bukan penerima upah) alias umum," kata Kemal.


Nantinya, lanjut Kemal, skema pembayaran iuran premi dengan autodebet pun akan berlaku kepada seluruh peserta yang sudah terdaftar terlebih dahulu.

Simak Video "Resmi Naik, Ini Saran Agar Tidak Berat Iuran BPJS"
[Gambas:Video 20detik]
(hek/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com