Follow detikFinance Follow Linkedin
Kamis, 05 Sep 2019 15:54 WIB

Hati-hati Pencurian Uang di Rekening, Begini Modusnya

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Foto: Tim Infografis: Zaki Alfarabi Foto: Tim Infografis: Zaki Alfarabi
Jakarta - Salah satu nasabah bank BUMN menceritakan pengalaman tak menyenangkan di akun twitternya. Ia kehilangan uang sebesar Rp 80 juta dari rekeningnya.

Setelah ia mencetak buku, uang yang ada di tabungannya hilang hingga Rp 70 juta dengan nominal Rp 2,5 juta per transaksi tarikan. Kemudian dilanjutkan hilang Rp 10 juta dengan nominal Rp 2,5 juta setiap penarikan.

Analyst Digital Forensic Ruby Alamsyah mengungkapkan modus skimming yang terjadi pada salah satu nasabah bank BUMN merupakan modus yang biasa digunakan.

"Kemungkinan besar masih modus ATM skimming seperti sebelumnya. Jadi data kartu dan PIN nasabah sudah didapatkan oleh pelaku organisasi kriminal internasional sebelumnya," kata Ruby saat dihubungi detikcom, Kamis (5/9/2019).


Dia menyampaikan, setelah pelaku internasional mendapatkan data, maka tim operasional lapangan digerakkan untuk menarik uang tersebut.

"Tim operasional itu biasanya melakukan penarikan dana dari kartu ATM baru yang mereka gandakan dengan data-data ATM dan PIN yang mereka sudah dapatkan sebelumnya," jelas dia.

Ruby mengungkapkan, kasus ATM skimming ini tidak akan pernah berhenti jika teknologi kartu ATM masih menggunakan teknologi magnetic stripe seperti saat ini. Atau jika otak pelaku tersebut tidak ditangkap dan ditutup operasionalnya. Skimming merupakan teknik murni dengan menggandakan data dari kartu yang menggunakan strip magnetik.



Simak Video "Berkas Tersangka Skimming ATM, Rayadjie Priambodo Dilimpahkan ke Jaksa"
[Gambas:Video 20detik]
(kil/fdl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com