Follow detikFinance Follow Linkedin
Kamis, 05 Sep 2019 16:22 WIB

Waspada! Ini Contoh Keanehan Skimming

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Foto: Muhammad Ridho Foto: Muhammad Ridho
Jakarta - Salah satu nasabah PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) mengalami kehilangan uang sebesar Rp 80 juta di rekeningnya. Saat ia mencetak buku tabungan dan meminta pihak bank melacak transaksi, ia mendapati terjadi penarikan di wilayah Denpasar, Bali.

Padahal ia tinggal di wilayah Jawa Barat dan kartu tak pernah di bawa ke Denpasar.

Menanggapi hal tersebut, Analyst Digital Forensic Ruby Alamsyah mengungkapkan dalam periode dua tahun terakhir pelaku organisasi kriminal internasional tersebut, menambahkan Bali sebagai salah satu lokasi operasional mereka.

"Bali jadi lokasi yang ditambahkan mereka untuk melakukan penarikan tunai dari hasil kriminal penggandaan data kartu ATM yang dilakukan," kata Ruby saat dihubungi detikcom, Kamis (5/9/2019).


Dia mengungkapkan, tindakan kriminal tersebut berlaku untuk korban nasabah di bank lokal Indonesia. "Juga mereka yang telah melakukan penarikan tunai untuk kartu ATM warga negara asing yang mereka gandakan juga," jelas dia.

Menurut Ruby, penambahan Bali sebagai salah satu negara operasional memiliki beberapa alasan, antara lain: Pelaku warga negara asing (WNA) yang melakukan operasional di ATM Bali dapat berkamuflase sebagai turis, tanpa terlalu dicurigai.

Kemudian untuk penarikan dari penggandaan data ATM dari nasabah WNA, akan terkesan terlihat transaksi normal. "Jadi seperti orang asing itu sedang menarik dana di mesin ATM di Pulau Bali, dengan alasan banyak turis asing yang berwisata ke Bali," jelas dia.

Ruby mengatakan, kasus ATM skimming ini tak akan pernah berhenti jika teknologi kartu yang digunakan masih menggunakan pita magnetik seperti yang saat ini masih ada. Kemudian otak dari komplotan tersebut harus ditangkap dan ditutup operasionalnya.




Waspada! Ini Contoh Keanehan Skimming


Simak Video "Berkas Tersangka Skimming ATM, Rayadjie Priambodo Dilimpahkan ke Jaksa"
[Gambas:Video 20detik]
(kil/fdl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com