Akad Kredit Bunganya 13%, Eh... Pas Nyicil Bunganya 14,5%
Kamis, 27 Okt 2005 15:21 WIB
Jakarta - Sejumlah nasabah menyesalkan sikap bank-bank yang tidak memberitahukan secara terbuka perihal kenaikan suku bunga Kredit Pemilikan Rumah (KPR). Mereka pun terkaget-kaget setelah proaktif menelpon bank yang bersangkutan."Saya Agustus kemarin baru akad kredit KPR BNI disepakati bunganya 13 persen, begitu masuk ke cicilan pertama langsung 14,5 persen. Mana nggak ada pemberitahuan lagi. Padahal katanya kalau ada perubahan akan diberitahu," sesal Anwar dalam surat elektroniknya yang diterima detikcom, Kamis (27/10/2005).Ia menyesalkan sikap bank yang menaikkan bunga secara sepihak. "Kenapa bisa begini yah, mana mau Lebaran lagi," keluh Anwar.Hal senada disampaikan Handry yang memperoleh fasilitas KPR dari Bank Niaga. Setelah membaca berita detikcom soal kenaikan suku bunga KPR, Handry pun sontak menelpon Bank Niaga."Ternyata memang benar, periode cicilan tahun berikutnya kena kenaikan suku bunga dari cicilan Rp 1,25 juta menjadi Rp 1,37 juta. Wahhh...memang berat hidup di Indonesia dari waktu ke waktu, apalagi cicilan baru setahun," cetusnya.Handry pun menyesalkan tidak adanya pemberitahuan dari bank yang bersangkutan. "Padahal ini penting untuk nasabah biar ada persiapan, apalagi pegawai swasta kecil seperti saya yang tidak ada kenaikan gaji," katanya.Padahal, lanjut dia, untuk perubahan besaran pembayaran minimum cicilan kartu kredit, bank sudah memberitahu sejak tiga bulan sebelumnya. "Apalagi di jaman begini, apa sulitnya kirim surat pemberitahuan," tambahnya.Wang Tjoen pun mengalami nasib tak jauh berbeda. Suku bunga KPR-nya di Bank Permata naik sekitar 3 persen."Bagi kami memang sangat berat karena harga BBM sudah naik, eh bunga KPR naik juga, memang sih negara kita ini payah. Nggak Bank Indonesia-nya saja, pemerintah dan DPR-nya juga payah, apa nggak mikir rakyat Indonesia itu pendapatannya berapa," ujarnya.Anda punya cerita soal kenaikan suku bunga KPR? Ceritakan pada kami lewat redaksi@staff.detik.com.
(qom/)











































