Laba Bersih Danamon Triwulan III-2005 Naik 8%
Kamis, 27 Okt 2005 18:05 WIB
Jakarta - PT Bank Danamon Indonesia Tbk (BDMN) sampai triwulan III-2005 mencatat kenaikan laba bersih sebesar 8 persen menjadi Rp 1,889 triliun dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya Rp 1,753 triliun. Laba bersih per saham menjadi Rp 357,32 per saham dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya Rp 384,68 per saham.Kenaikan laba bersih ini didukung oleh naiknya pendapatan bunga bersih 18 persen menjadi Rp 3,473 triliun dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya Rp 2,945 triliun.Demikian diungkapkan oleh Direktur Keuangan Bank Danamon, Vera Eve Lim dalam jumpa pers di Hotel JW Marriot Mega Kuningan, Jakarta, Kamis (27/10/2005). Sampai triwulan III-2005, kredit Bank Danamon naik 38 persen menjadi Rp 35,729 triliun dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya Rp 25,980 triliun.Pertumbuhan ini terutama berasal dari sektor konsumen 42 persen, UKM dan komersial 34 persen, kredit korporasi 16 persen dan sisanya kredit mass market 8 persen.Dana pihak ketiga yang dihimpun sampai triwulan III-2005 mencapai Rp 44,662 triliun atau naik 23 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya Rp 36,448 triliun. Komposisi dana pihak ketiga sebesar 31 persen berupa giro dan tabungan dan 69 persen dalam bentuk deposito berjangka.Rasio kecukupan modal (CAR) sampai triwulan III-2005 sebesar 24,4 persen dan NPL gross 2,2 persen turun dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya 5,8 persen serta LDR sebesar 82,1 persen. "Penurunan NPL ini karena adanya recovery Bank Danamon yang meningkat, artinya kredit macet atau hapus buku ditagih kembali selama kurun waktu setahun cukup bagus," jelas Vera.Saham Bank Danamon sebesar 69,9 persen dikuasai oleh Konsorsium Asia Financial Indonesia (AFI) dan selebihnya 30,4 persen dimiliki publik.Sampai akhir tahun Bank Danamon menargetkan pertumbuhan kredit sebesar 22-25 persen. Sedangkan pada tahun 2006 pertumbuan kredit diprediksi hanya sebesar 20 persen.Tingkat suku bunga kredit Bank Danamon saat ini rata-rata 28-30 persen dan KPR rata-rata 17-18 persen.
(ir/)











































