Follow detikFinance Follow Linkedin
Selasa, 17 Sep 2019 14:05 WIB

Trik Bandar Narkoba Cuci Uang: Pakai Jasa Kurir hingga Valas

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Foto: grandyos zafna Foto: grandyos zafna
Jakarta - Pencucian uang dilakukan untuk menghilangkan jejak dari pihak berwajib. Hal ini karena uang yang didapatkan berasal dari sumber yang tidak wajar dan akan digunakan untuk kepentingan kejahatan.

Penyidik utama TPPU BNN Kombes Pol Ahmad Yanuari Insan mengatakan modus yang digunakan oleh pelaku pencucian uang di peredaran narkotika biasanya memiliki berbagai modus operandi.

Misalnya menggunakan rekening bank atas nama orang lain. Lalu pelaku menggunakan ID palsu untuk membuka rekening bank.

"Biasanya kan kalau di bank diminta KTP untuk membuka rekening. Tapi juga bank harus perhatikan foto di KTP dan wajah aslinya sama atau tidak untuk memastikan," kata Insan dalam acara Promensisko di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Selasa (17/9/2019).


Selain itu pelaku pencucian uang juga bisanya menggunakan usaha seperti pedagang valuta asing. Kemudian menggunakan jasa kurir untuk distribusi uang, menggunakan tenaga kerja Indonesia (TKI) sampai memanfaatkan produk perbankan dan jasa keuangan lain.

Dia menjelaskan transaksi pencucian uang biasanya dipecah-pecah ke beberapa rekening. Ini bertujuan untuk mengaburkan sumber dana yang asli.

Kemudian pelaku pencucian uang juga biasanya sangat cepat menarik kembali uang yang ia setorkan ke dalam rekening.

"Jadi habis dia kirim ke rekening dia tarik lagi dalam tempo singkat," jelas dia.


Kemudian, pencucian uang oleh pelaku menggunakan metode menukar dengan mata uang asing dan membawanya ke luar negeri namun dalam bentuk uang tunai.

Selain uang, pelaku juga membelikan uang tersebut dalam bentuk aset seperti tanah sampai properti. Barang mewah juga menjadi salah satu tujuan pencucian uang.

"Mereka juga menyimpan uang dalam bentuk polis asuransi sampai menyimpan uang dalam safe deposit box di bank," imbuh dia.

Simak Video "2 Bandar Narkoba Tewas dalam Baku Tembak dengan Polisi di Pekanbaru"
[Gambas:Video 20detik]
(kil/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com