Laba Bersih BNI Tergerus 46,72%

Hingga Triwulan III-2005

Laba Bersih BNI Tergerus 46,72%

- detikFinance
Senin, 31 Okt 2005 11:59 WIB
Jakarta - Salah satu bank plat merah terbesar PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) mencatat penurunan laba bersih konsolidasi hingga triwulan III-2005 sebesar 46,72 persen menjadi Rp 1,235 triliun dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya Rp 2,318 triliun.Akibatnya laba bersih per saham juga turun menjadi Rp 93 per saham dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya Rp 175 per saham.Sedangkan pendapatan bunga bersih naik tipis 5,3 pesen menjadi Rp 5,356 triliun dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya Rp 5,083 triliun.Demikian penjelasan laporan keuangan BNI triwulan III-2005 yang dipublikasikan Senin (31/10/2005) dan ditandatangani Dirut BNI Sigit Pramono. Penurunan laba bersih terutama tidak adanya pendapatan surat berharga dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang memperoleh Rp 324,214 miliar. Selain itu juga terjadi beban penurunan surat berharga Rp 47,621 miliar dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang tidak ada beban.Pendapatan transaksi valas juga turun menjadi Rp 68,572 miliar dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar Rp 172,410 miliar. Sedangkan total aset hingga triwulan III-2005 mencapai Rp 147,675 triliun. Termasuk didalamnya total modal Rp 14,616 triliun, baik modal inti maupun modal pelengkap.Rasio kecukupan modal (Capital Adequacy Ratio/CAR) dengan memperhitungkan risiko kredit dan risiko pasar masing-masing sebesar 16,05 persen dan 15,52 persen.Rasio kredit bermasalah (Non Performing Loan/NPL) sebesar 14,44 persen dan NPL net 8,31 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya masing-masing 6,12 persen dan 2,52 persen.Sedangkan rasio pinjaman dengan simpanan (Loan to Deposit Ratio/LDR) sebesar 56,54 persen naik dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya 50,49 persen.Saham BNI mayoritas masih dimiliki pemerintah sebesar 99,11 persen dan publik hanya sebesar 0,89 persen. (ir/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads