Follow detikFinance Follow Linkedin
Jumat, 27 Sep 2019 19:00 WIB

Giliran Lembaga Keuangan Manfaatkan Data Kependudukan, Buat Apa?

Ardan Adhi Chandra - detikFinance
Ilustrasi/Foto: Tim Infografis Zaki Alfarabi Ilustrasi/Foto: Tim Infografis Zaki Alfarabi
Jakarta - PT Finnet Indonesia (Finnet) dengan Direktorat Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melakukan penandatanganan kerja sama untuk pemanfaatan data kependudukan. Dengan kerja sama ini Finnet diberikan akses oleh Dukcapil untuk dapat mengakses data perseorangan yang dapat dimanfaatkan dalam rangka verifikasi data calon pelanggan, pemadanan database pelanggan sehingga bisa semakin akurat dan akses pemanfaatan data melalui penggunaan perangkat pembaca KTP elektronik.

Menurut Direktur Operation & Regulatory Finnet, Aribowo, kerja sama dengan Dukcapil akan meningkatkan layanan Finnet dan keamanan pelanggan.

"Saat ini kami sedang mengembangkan single digital touch point yang nantinya channel ini mampu memberikan kemudahan pelanggan untuk bekerjasama dengan kami. Hanya cukup klik-klik saja kita sudah terhubung, sebegitu mudahnya kan," jelas Aribowo, Jumat (27/9/2019).


"Akses ini juga akan kita gunakan untuk mempercepat proses aktivasi pelanggan Finpay Money, kalau kemarin harus di cek secara manual sekarang otomatis sehingga mempersingkat waktu," tambahnya.

Saat ini Finnet sedang mengembangkan website www.finpay.id yang akan menjadi Single digital touch point mereka. Pelanggan B2C (Business to Customer) maupun B2B (Business to Business) akan lebih mudah dengan layanan tersebut.

Kemudahan bertransaksi mulai dari membayar tagihan hingga membayar kebutuhan rutin dapat ditemukan disana. Sedangkan untuk pelanggan B2B diberikan kesempatan mencoba layanan Finpay.

Setelah pelanggan puas, pelanggan dapat melakukan kerjasama langsung melalui web tersebut menggunakan kontrak digital dan dapat melakukan integrasi secara mandiri.


Direktur Jenderal Dukcapil Kemendagri Zudan Arif Fakhrulloh mengatakan di era digital sekarang masyarakat menginginkan pelayanan publik yang serba cepat termasuk layanan dokumen kependudukan dan layanan perbankan, sementara lembaga keuangan pun di sisi lain sangat membutuhkan jaminan keamanan serta akurasi data dalam memberikan layanan perbankan.

"Kerja sama ini memberikan dampak positif baik untuk negara dan lembaga keuangan. Bagi negara kerjasama ini membantu melengkapi serta meningkatkan akurasi serta memperkaya basis data kependudukan, sementara lembaga keuangan mendapatkan keamanan, keakuratan serta kemudahan dalam verifikasi data penduduk," tutur Zudan.

Simak Video "Dukcapil Luncurkan ADM, Tito: Potensi Korupsi Bisa Hilang"
[Gambas:Video 20detik]
(ara/ara)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com