Follow detikFinance Follow Linkedin
Jumat, 04 Okt 2019 15:13 WIB

Modal Asing Serbu RI Bikin Rupiah 'Berotot' Lagi

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Foto: Tim Infografis: Mindra Purnomo Foto: Tim Infografis: Mindra Purnomo
Jakarta - Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada awal pekan tertekan di level Rp 14.174. Kemudian bergerak ke level Rp 14.207 pada 2 Oktober 2019.

Berdasarkan data Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) dolar AS tercatat Rp 14.135.

Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menjelaskan stabilitas nilai tukar rupiah ini terjadi karena berlanjutnya aliran modal asing yang masuk ke Indonesia.

"Stabilitas nilai tukar berlanjut, di samping mekanisme pasar yang bekerja sangat baik dan pasar sudah mulai confidence dengan ekonomi Indonesia. Ke depan rupiah bergerak stabil di kisaran Rp 14.070 - Rp 14.080," kata Perry di Gedung BI, Jakarta, Jumat (4/10/2019).



Dia menyebut hingga 3 Oktober 2019 aliran modal asing yang masuk ke Indonesia tercatat Rp 192,6 triliun. Terdiri dari surat berharga negara (SBN) Rp 137,9 triliun dan kemudian saham Rp 52,4 triliun dan sisanya obligasi korporasi.

Perry mengatakan hal tersebut menggambarkan jika inflow ke SBN terus berlanjut menunjukkan imbal hasil yang menarik. Prospek ekonomi masih menarik dan saham tetap volatile.

"Karena banyak dipengaruhi faktor global atau yang terjadi di AS dan negara lain," ujarnya.

Selain itu survei keyakinan konsumen stabil, mengindikasikan terjaganya optimisme konsumen. Hal ini karena didukung oleh persepsi positif terhadap kondisi saat ini dan kondisi ke depan.



Simak Video "BI Dorong Holding Pesantren, Berpeluang Jadi Bisnis di Era Digital"
[Gambas:Video 20detik]
(kil/eds)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com