NPL Perbankan Terus Bertambah

NPL Perbankan Terus Bertambah

- detikFinance
Senin, 07 Nov 2005 17:03 WIB
Jakarta - Sejumlah masalah yang tengah mendera kalangan industri menyeret pula sektor perbankan. Akibatnya, jumlah kredit bermasalah alias non performing loan (NPL) perbankan selama triwulan III-2005 terus meningkat menjadi 8,9 persen. Pada triwulan II-2005, NPL perbankan tercatat 'hanya' 7,9 persen.Menurut laporan kinerja Bank Indonesia Triwulan III-2005 seperti dikutip dari situs BI, Senin (7/11/2005), peningkatan NPL terutama berasal dari sektor industri. Sementara dari sisi jenis, kredit bermasalah semakin banyak dari investasi.Konsekuensi dari turunnya kualitas kredit itu adalah turunnya tingkat profitabilitas dan permodalan bank. Peningkatan NPL juga memaksa bank untuk meningkatkan penyisihan penghapusan kredit.Return on asset (ROA) selama triwulan III-2005 turun dari 2,8 persen menjadi 2,9 persen. Demikian pula CAR turun dari 19,45 persen menjadi 18,88 persen. Namun BI menilai, meski CAR turun, angkanya masih lebih tinggi dibandingkan CAR perbankan lain di Asia Tenggara. BI menilai, tetap terjaganya kondisi perbankan tidak lepas dari iklim usaha yang kondusif serta terjaganya kestabilan ekonomi. Namun BI tetap mewaspadai penurunan kinerja perbankan pada tahun-tahun mendatang akibat ketidakstabilan kondisi makro ekonomi yang meningkatkan risiko usaha dan menurunnya perolehan laba. (qom/)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads