Rupiah Masih Bisa Bertahan di Level 9.900/US$
Kamis, 10 Nov 2005 09:49 WIB
Jakarta - Nilai tukar rupiah diprediksi masih stabil ke arah penguatan. Ekspektasi kenaikan suku bunga membuat investor memilih untuk melepas dolar.Pada awal perdagangan Kamis (10/11/2005), rupiah dibuka masih berada di level Rp 9.950/9.960 per dolar AS.Sementara pada hari pertama perdagangan setelah libur panjang Lebaran pada Rabu (9/11/2005), rupiah berhasil menembus kembali level 9.940/9.950 per dolar AS. Setelah libur panjang, para eksportir melepas dolar ke pasar sehingga rupiah berhasil menguat secara signifikan.Selain itu rupiah juga terdorong oleh kenaikan suku bunga SBI menjadi 12,25 persen mengikuti BI rate. Ekspektasi akan adanya kenaikan suku bunga kembali membuat pelaku pasar melepas dolar.Menurut seorang dealer valas seperti dikutip dari Reuters, penguatan rupiah kali ini dipicu oleh pelepasan dolar AS untuk selanjutnya diinvestasikan ke SBI."Ada penjualan dolar untuk membeli SBI kemarin. Namun karena hari ini tidak ada lelang, maka dolar bisa menguat lagi. Sementara sejumlah investor lokal dan BUMN terlihat membeli dolar dalam jumlah yang kecil," ujar dealer tersebut.
(qom/)











































