Follow detikFinance Follow Linkedin
Kamis, 24 Okt 2019 16:00 WIB

Ekonomi Lesu, Penyaluran Kredit Bank Melambat

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Foto: Rengga Sancaya Foto: Rengga Sancaya
Jakarta - Bank Indonesia (BI) mencatat pertumbuhan kredit perbankan mengalami perlambatan. Hal itu dipicu oleh masih terbatasnya permintaan kredit terutama pada korporasi.

Demikian disampaikan Gubernur BI Perry Warjiyo di Gedung BI Jakarta, Kamis (24/10/2019).

"Pertumbuhan kredit melambat dari 9,58% (yoy) pada Juli 2019 menjadi 8,59% (yoy) pada Agustus 2019, terutama dipengaruhi masih terbatasnya permintaan kredit korporasi," katanya.



Sejalan dengan itu, pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) pada Agustus 2019 sebesar 7,62% (yoy). Angka ini menurun dibandingkan dengan pertumbuhan Juli 2019 sebesar 8,04% (yoy).

Lanjut Perry, pertumbuhan kredit perbankan diperkirakan dalam kisaran 10-12% (yoy) pada 2019 dan 11-13% (yoy) pada 2020. Sementara DPK diprakirakan dalam kisaran 7-9% (yoy) pada 2019 dan 8-10% (yoy) pada 2020.

Meski demikian, Perry mengatakan stabilitas sistem keuangan masih terjaga. Hal itu tercermin dari rasio kecukupan modal (capital adequacy ratio/CAR) perbankan Agustus 2019 yang tinggi yakni 23,48%. Lalu, rasio kredit bermasalah (non performing loan/NPL) yang tetap rendah yakni 2,60% (gross) atau 1,20% (net).



Simak Video "Hati-hati! Uang Mahar Nikah Jangan Dilipat"
[Gambas:Video 20detik]
(eds/eds)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com