PPA Targetkan Setoran Tahun Depan Rp 2,5 Triliun
Jumat, 11 Nov 2005 18:47 WIB
Jakarta - PT Perusahaan Pengelola Aset (PPA) menargetkan setoran ke Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) senilai Rp 2,5 triliun pada tahun depan.PPA optimistis bisa memenuhi target tersebut dengan menjual saham perbankan, pendapatan utang dan penjualan properti-properti milik perseroan."Dengan ketiga kategori tersebut kita optimis bisa capai target," kata Direktur Utama PT PPA, Muhammad Syahrial di kantornya, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Jumat (11/11/2005). Menurut Syahrial, tahun depan saham perbankan yang masih prima tinggal Bank Permata dan Bank Internasional Indonesia (BII). Namun untuk penjualan saham Bank Permata pihaknya masih menunggu peraturan pemerintahnya. "Yang pasti saham bank yang prima tinggal dua yaitu Bank Permata dan BII. Ekstranya mungkin dari Bank Tabungan Pembangunan Nasional (BTPN), Bank Lippo dan Bank Panin," ujar Syahrial. Untuk proyek, tahun depan PPA rencananya akan mendapatkan pemasukan dari Jakarta Outer Ring Road (JORR), Proyek Tuban dan Bakrie Nirwana Resort (BNR).Untuk JORR dalam bentuk utang obligasi sebesar Rp 700 miliar, dan proyek Tuban melalui utang yang diminta dibayar sebagian. "JORR lewat obligasi senilai Rp 700 miliar. Tuban strukturnya belum tapi dia punya utang Rp 3,2 triliun, kita minta dibayar sebagian. Bakrie Nirwana Resort kita lagi kaji antara revitalisasi atau disposal, tergantung manajemennya," ujarnya.
(ir/)











































