BI: Perbankan Harus Konsolidasi
Senin, 14 Nov 2005 18:25 WIB
Jakarta - Di tengah tekanan berat akibat kenaikan suku bunga, Bank Indonesia menilai perbankan harus segera melakukan konsilidasi. "Dalam situasi sekarang, bukan semakin kendor tapi semakin penting. Perbankan harus dikonsolidasikan," tegas Gubernur BI Burhanuddin Abdullah di sela-sela Halal Bihalal di Gedung BI, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Senin (14/11/2005). Burhanuddin menambahkan, BI telah menyiapkan pola konsolidasi perbankan untuk mengantisipasi lingkungan bisnis di tengah persaingan yang semakin ketat.Mengenai kemungkinan kenaikan BI rate, Burhanuddin mengungkapkan bahwa masalah itu baru akan diputuskan awal Desember 2005. Rencananya, Rapat Dewan Gubernur BI akan digelar BI pada 8 Desember mendatang.Dalam rapat itu, BI akan membahas secara menyeluruh kondisi perekonomian moneter seperti harga, stabilitas moneter, sistem keuangan, sektor riil, tenaga kerja, perbankan dan industri keuangan. "Resultannya adalah bagaimana BI rate ke depan," ungkap Burhanuddin.Yang pasti, lanjut Burhanuddin, BI akan melihat kondisi perekonomian pada tahun 2006 dan 2007 untuk penentuan BI rate. Selain itu, BI juga akan melihat respons perbankan, industri keuangan dan sektor riil lainnya pascakenaikan BI rate menjadi 12,5 persen.
(qom/)











































