Korporasi Memburu Dolar, Rupiah Akan Tertekan
Selasa, 15 Nov 2005 09:50 WIB
Jakarta - Pelaku pasar diprediksi masih akan menahan dolar seiring meningkatnya kebutuhan setelah libur panjang Lebaran. Sementara permintaan dolar dari korporasi untuk membayar kewajibannya akan terus menekan mata uang rupiah.Ditambah ancaman tingginya inflasi hingga akhir tahun 2005, nilai tukar rupiah diprediksi bergerak melemah. Pada awal perdagangan Selasa (15/11/2005), rupiah berada di level Rp 10.015/10.025 per dolar AS. Sementara pada perdagangan kemarin, rupiah melemah ke Rp 10.013 per dolar AS dengan inflasi masih menjadi isu negatif utama.Pemerintah sendiri sudah menyatakan bahwa tingginya inflasi diperkirakan mengurangi daya beli masyarakat yang pada akhirnya memperlambat laju pertumbuhan ekonomi.Untuk itu pemerintah mendesak Bank Indonesia untuk tidak lagi menekan BI rate agar kalangan dunia usaha tidak semakin tertekan.
(qom/)











































