Follow detikFinance Follow Linkedin
Senin, 18 Nov 2019 22:30 WIB

Komisi XI akan Bentuk Panja Bumiputera, Jiwasraya dan Bank Muamalat

Danang Sugianto - detikFinance
Foto: Danang Sugianto/detikFinance Foto: Danang Sugianto/detikFinance
Jakarta - Komisi XI DPR RI berencana membentuk panitia kerja (panja) untuk mengurusi berbagai permasalahan pelik di industri keuangan. Permasalahan yang dimaksud adalah Asuransi Jiwasraya, AJB Bumiputera hingga Bank Muamalat.

Ketua Komisi XI Dito Ganindito memastikan bahwa DPR, pemerintah dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tengah fokus mencari jalan keluar dari berbagai permasalahan itu. Untuk itu dia meminta masyarkat tenang, meskipun caranya masih dirahasiakan.

"Nah itu terus terang, saya nggak bisa memberi tahu. Karena rapatnya tertutup. Tapi penyelesaiannya ada. Belum diputuskan dan masih jalan terus. Nanti kan akan bentuk panjanya. Panjanya akan lebih enak lagi," ujarnya di Gedung DPR, Jakarta, Senin (18/11/2019).


Menurut Dito dengan membentuk panja proses mencari jalan keluar akan lebih mudah. Dengan begitu Komisi bisa memanggil semua pihak yang terkait.

"Dalam waktu dekat (pembentukan panja). Kesimpulan udah kita masukan dalam waktu yang secepat-cepatnya," tambahnya.

Dari ketiga permasalahan itu, menurutnya yang paling mendesak dibuat panja adalah terkait Bumiputera. Komisi XI juga secara paralel akan membentu panja Bank Muamalat dan Asuransi Jiwasraya.

"Bumiputera ini kan mutual. Menunggu PP dari Presiden, untuk de-mutual. Nah itu, karena sekarang kan direksinya juga baru. Baru semua, nanti ada Badan Perwakilan Anggota," terangnya.


Dito menerangkan AJB Bumiputera 1912 salah satu permasalahanya adalah perusahaan asuransi yang menggunakan bentuk mutual, yakni pemegang polis adalah pemegang saham. Sementara bentuk tak lagi diakui menurut undang-undang asuransi. Untuk itu diperlukan pembentukan Peraturan Pemerintah (PP)

"Iya, bukan mutual lagi. Lebih mudah menyelesaikannya. Mungkin ya. Detailnya saya nggak bisa jelaskan," tambah Dito.

Pembentukan panja ini dipastikan Dito akan dilakukan secepatnya. Setidaknya sebelum masa reses.

Simak Video "213 Anggota Tak Hadiri Rapat Paripurna Pembagian Komisi DPR "
[Gambas:Video 20detik]
(das/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com