Follow detikFinance Follow Linkedin
Selasa, 19 Nov 2019 07:22 WIB

Fakta di Balik Rencana Chandra Hamzah Jadi Bos Bank BUMN

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Halaman 1 dari 3
Foto: Ari Saputra/detikcom Foto: Ari Saputra/detikcom
Jakarta - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir memanggil mantan petinggi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Chandra Hamzah ke kantornya, kemarin (18/11/2019). Erick mengundang Chandra lantaran akan direkrut sebagai salah satu petinggi di BUMN.

Chandra merupakan satu dan beberapa tokoh yang dipanggil Erick. Sebelumnya, Erick telah mengundang Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok.

Kementerian menyatakan sejumlah tokoh akan dipanggil dan direkrut untuk memperkuat BUMN. Tokoh yang dipanggil ialah tokoh yang memiliki kredibilitas dan profil yang baik.

Lantas, ke mana Chandra Hamzah akan berlabuh?

Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga mengatakan, Chandra Hamzah akan direkrut untuk menjadi petinggi di BUMN. Dia bilang, kementerian akan merekrut sejumlah tokoh untuk membangun kepercayaan publik.

"Seperti yang kami sampaikan akan banyak orang-orang, tokoh-tokoh yang memang kita rekrut untuk memperkuat BUMN di Indonesia, ini juga akan membangun kepercayaan publik yang ada," katanya di Kementerian BUMN, Jakarta Pusat, Senin (18/11/2019).

"Iya beliau (Chandra Hamzah) akan mengisi salah satu posisi BUMN. Kan tadi ada isu stafsus, nggak, beliau akan ditempatkan perusahaan BUMN," ujarnya.

Pihaknya masih enggan membocorkan Chandra Hamzah akan ditempatkan pada BUMN mana, serta posisinya apakah direktur atau komisaris. Yang pasti, kata dia, Chandra Hamzah akan menjabat di BUMN sektor keuangan atau lebih khususnya perbankan.

"Tadi kan saya bilang perbankan," ujarnya.

Lanjut ke halaman berikutnya >>>

(ang/ang)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com