Follow detikFinance Follow Linkedin
Rabu, 20 Nov 2019 16:50 WIB

Minta Bank Muamalat Diperkuat, Ma'ruf Amin: Jangan Dibiarkan Mati

Muhammad Fida Ul Haq - detikFinance
Foto: Wapres Maruf Amin (Fida-detikcom) Foto: Wapres Ma'ruf Amin (Fida-detikcom)
Jakarta - Bank Muamalat tengah mengalami kesulitan permodalan. Bank syariah tertua ini tengah mencari investor untuk menyelamatkan perusahaan

Merespons hal tersebut, Wakil Presiden Ma'ruf Amin mendukung agar Bank Muamalat diperkuat. Ia berharap ada investor yang pas untuk membantu Bank Muamalat tetap hidup.

"Kita serahkan pada OJK sebagai lembaga yang memiliki otoritas untuk menyelesaikan masalah Bank Muamalat dan menggandeng investor yang layak dan pantas. Untuk menguatkan Bank Muamalat supaya tidak menjadi masalah," kata Ma'ruf Amin di Kantor Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Rabu (20/11/2019).


Ma'ruf mengatakan nama Bank Muamalat sebagai bank syariah sudah kuat. Hal tersebut menjadi modal penting untuk menyelamatkan Bank Muamalat.

"Istilahnya itu mengembangkan Bank Muamalat yang memang secara brand sudah sangat kuat. Karena itu penting untuk dikuatkan, dan jangan dibiarkan menjadi mati," jelasnya.

Sebelumnya, sejumlah calon investor datang silih berganti, mulai dari investor lokal hingga luar negeri. Yang paling baru adalah bank BUMN disebut akan menyelamatkan Bank Muamalat dari 'ancaman kebangkrutan'.


Menanggapi hal tersebut Deputi Komisioner Pengawas Perbankan III OJK Slamet Edy Purnomo menjelaskan saat ini Bank Muamalat Indonesia sedang dijajaki oleh sejumlah calon investor yang sudah menyatakan minat. Penjajakan tersebut bertujuan untuk memproses penguatan modal bank melalui investor strategis dan melakukan langkah perbaikan lainnya.

Dia menjelaskan, OJK memberikan kesempatan kepada calon investor yang sudah melakukan langkah investasi strategis.

"Termasuk langkah baik dari konsorsium lokal maupun asing, BUMN maupun non BUMN," kata Slamet dalam keterangan tertulis, Kamis (14/11).

Simak Video "Ledakan Granat Asap di Monas, Ma'ruf: Istana Aman"
[Gambas:Video 20detik]
(fdu/ara)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com