BI Makin Arahkan Bank-bank Kecil Merger pada 2006
Rabu, 16 Nov 2005 14:28 WIB
Jakarta - Bank Indonesia (BI) akan lebih mengarahkan bank-bank kecil melakukan konsolidasi, merger atau akuisisi untuk memperkuat perbankan nasional pada tahun 2006.Beberapa bank kecil juga diketahui sudah mulai melakukan penjajakan ke arah itu. Konsolidasi dianggap makin penting terutama setelah melihat tingginya suku bunga Sertifikat Bank Indonesia (SBI) yang menyebabkan semakin tergerusnya kinerja bank-bank kecil."Yang jelas tahun 2006 kita akan lebih tegas untuk mengingatkan pentingnya bank-bank kecil bahwa jauh lebih menguntungkan buat mereka melakukan konsolidasi merger atau akusisi," kata Deputi Gubernur Senior BI, Miranda S Goeltom, di seminar ekonomi yang berlangsung di Hotel Borobudur, Jakarta, Rabu (16/11/2005). Percepatan konsolidasi perbankan sangat penting, karena saat ini, menurut Miranda, dibutuhkan bank yang kuat dengan modal baik. Selain itu harus memiliki sumber daya manusia (SDM) yang bagus, jaringan luas dan custommer base yang kuat."Jadi mau tidak mau mereka yang tidak kuat, harus merger," tegas Miranda. Sementara Gubernur BI Burhanuddin Abdullah mengakui, sudah ada beberapa bank yang melakukan penjajakan untuk konsolidasi. "Saya dengar sudah ada pembicaraan di antara mereka, ya bank-bank kecil itu," kata Burhanuddin.Menurutnya, pendekatan yang dilakukan BI untuk memperkuat bank nasional pada tahun 2005 adalah melakukan pengarahan. Pendekatan ini, ungkap Burhanuddin, berbeda dengan tahun sebelumnya yang hanya melakukan pendekatan pasar melalui kinerjanya."Saat ini BI telah meminta Perbanas untuk mengorganisir konsolidasi perbankan tersebut," ujarnya.
(ir/)











































