Follow detikFinance Follow Linkedin
Selasa, 26 Nov 2019 15:30 WIB

Bos BNI Prediksi Ekonomi 2020 Lebih Baik, Ini Pemicunya

Eduardo Simorangkir - detikFinance
Foto: rengga sancaya Foto: rengga sancaya
Jakarta - Bank BNI memproyeksi pertumbuhan laba perseroan pada tahun 2020 tumbuh 17%. Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Utama Bank BNI Achmad Baiquni dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi XI di Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa (26/11/2019).

Baiquni menjelaskan target tersebut ditetapkan berdasarkan proyeksi kondisi ekonomi global yang membaik. Selain itu, langkah penguatan ekonomi yang dilakukan pemerintah juga mendukung optimisme penargetan laba tahun depan.

"Negosiasi AS-China kami yakini membaik dan tercapainya kesepakatan Brexit. Kemudian didukung kebijakan pemerintah yang pro pertumbuhan, di mana infrastruktur akan terus digenjot, penerbitan omnibus law untuk investasi, dan reformasi struktural," kata Baiquni.

Laba yang dibidik tumbuh 17% dibarengi dengan target pertumbuhan kredit tahun depan sebesar 11-13%. Angka ini masuk dalam rentang proyeksi pertumbuhan kredit dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) 2020 sebesar 12-13%.

Selain itu, BNI menargetkan pertumbuhan aset pada 2020 sebesar 9-11%, dana pihak ketiga (DPK) tumbuh 12-14%, dan kredit macet atau non performing loan (NPL) 1,8-2%.

Untuk mencapai itu semua, BNI memiliki sejumlah kebijakan strategis BNI di antaranya meningkatkan bisnis korporasi yang fokus di sektor prioritas dan memperkuat bisnis menengah untuk meningkatkan kualitas kredit dan produktivitas.

Perseroan juga akan meningkatkan fokus pada bisnis konsumer pada nasabah potensial dengan menggunakan data analytic serta memperkuat kapabilitas manajemen risiko untuk mendukung ekspansi bisnis dan pertumbuhan digital yang berkualitas.

Simak Video "Pimpin Tim Ekonomi Jokowi, Ini 4 Prioritas Airlangga Hartarto"
[Gambas:Video 20detik]
(eds/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com