Follow detikFinance Follow Linkedin
Selasa, 26 Nov 2019 20:00 WIB

Pilih LinkAja, BNI Tinggalkan WeChat dan Alipay

Eduardo Simorangkir - detikFinance
Foto: Rengga Sancaya Foto: Rengga Sancaya
Jakarta - Bank BNI sempat menjajaki kerja sama dengan WeChat dan Alipay untuk merealisasikan masuknya dua dompet digital asal China tersebut. Penjajakan tersebut terkait regulasi atas kerja sama dengan pelaku fintech luar negeri yang nantinya akan terhubung dengan sistem pembayaran di Indonesia.

Direktur Utama Bank BNI Achmad Baiquni mengungkapkan saat ini pihaknya menunda rencana tersebut. Dia bilang, kehadiran LinkAja membuat pihaknya kini lebih fokus mengembangkan fintech pelat merah tersebut.

"Sementara kita belum. Waktu itu kita pernah coba pilot, tapi sementara ini kita fokus kembangkan ke linkAja," katanya saat ditemui di Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa (26/11/2019).


Baiquni tak menjelaskan lebih lanjut bagaimana kelanjutan kerja sama tersebut. Namun dia menegaskan, saat ini pihaknya bersama dengan anggota himbara lainnya fokus untuk pengembangan linkAja.

"Karena dulu kan kita belum punya link," katanya.

Sebelumnya diketahui, Bank BRI, BNI, BCA, dan Bank Mandiri tengah menjajaki kerja sama dengan Alipay dan WeChat. Dalam kerja sama sistem pembayaran ini Bank buku IV ini akan bertindak sebagai acquiring bank.


Adapun, kerja sama ini untuk melayani turis China yang masuk ke Indonesia. Alipay dan WeChat Pay belum bisa menggarap nasabah asal Indonesia secara langsung karena diwajibkan oleh Bank Indonesia untuk bekerja sama dengan perbankan nasional buku IV dalam negeri untuk beroperasi.

Simak Video "Grab Berminat Jalin Kerja Sama Juga dengan LinkAja?"
[Gambas:Video 20detik]
(eds/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com