BPK Dapatkan 40 Temuan dalam Audit BNI
Kamis, 17 Nov 2005 15:49 WIB
Jakarta - Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) mendapatkan 40 temuan dalam audit kredit terhadap PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) selama periode 2003-2004. Temuan BPK ini akan dilaporkan ke DPR 1-2 minggu mendatang."Untuk hasil pemeriksaan ditemukan 40 temuan," kata anggota BPK Udju Juhairi di sela acara halal bihalal yang berlangsung di Gedung BPK, Jalan Gatot Soebroto, Jakarta, Kamis (17/11/2005).Udju menjelaskan, BPK telah menyelesaikan audit terhadap BNI yang difokuskan pada pemeriksaan pengelolaan kredit dan masalah information technology (IT).Audit BNI ini adalah salah satu audit yang akan disampaikan parsial ke DPR. Namun Udju belum bisa menyebutkan apakah 40 temuan itu bermasalah atau tidak."Audit BNI sudah selesai pemeriksaannya, mungkin 1-2 minggu lagi akan dikirim ke DPR," katanya.Total nilai pemeriksaan, menurut Udju, sangat banyak yang jika dikumpulkan bisa mencapai angka triliunan rupiah."Kredit yang diperiksa banyak sekali dan yang diperiksa hanya besar-besar saja. Kalau dikumpulkan bisa sampai triliunan," ungkap Udju.Mengenai kemungkinan keterlibatan direksi, Udju melihat, audit ini lebih banyak terkait dengan direksi lama."Ya ini mungkin masih direksi lama, tapi apakah ada kaitannya dengan direksi yang sekarang kita tidak tahu," ujarnya.Sementara Ketua BPK Anwar Nasution mengatakan, pemeriksaan audit BNI termasuk dalam pengelolaan kredit di cabang London, Inggris."Cabang di London sudah disuruh tutup sama Bank Sentral Inggris karena kreditnya itu diberikan kepada Farmalat yang perusahaannya rugi, itu adalah proyek rugi," ungkapnya.Jika nantinya temuan ini mengandung korupsi, selain menyerahkan ke DPR, menurut Anwar, pihaknya juga siap menyampaikan ke Kejaksaan sesuai prosedur yang ada.
(ir/)











































