Uang Peso Filipina 'Salah Ketik', Arroyo Jadi Arrovo
Senin, 21 Nov 2005 14:14 WIB
Jakarta - Salah tulis yang fatal terjadi di Filipina. Dalam uang pecahan 100 peso Filipina, nama Presiden Filipina yang semestinya Gloria Macapagal Arroyo keliru ditulis menjadi 'Arrovo'. Fatal!Namun Deputi Gubernur Bank Sentral, Amando Suratos Jr, seperti dilansir Reuters, Senin (21/11/2005) menjamin mata uang tersebut masih tetap berlaku sebagai menjadi alat pembayaran yang sah.Sumber-sumber kantor berita tersebut juga menyebutkan bahwa kesalahan ketik terjadi di sebuah percetakan Eropa yang secara khusus mencetak mata yang tersebut untuk diedarkan pada saat Natal di Filipina.Namun dikabarkan jumlah uang peso 'salah ketik' yang beredar itu tidak terlalu signifikan. Sejumlah orang juga telah mengembalikan uang tersebut."Kami telah meminta maaf kepada Presiden Arroyo atas kejadian ini," ujar Amando.
(qom/)











































